Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu Jenjang SD Tahun 2023

oleh -533 Dilihat
oleh

 

Garut, Realita Indonesia.Com – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu ( FTBI ) di Yayasan Al-Musaddadiyah, Rabu 04 Oktober 2023.

Acara ini digelar dalam rangka menyukseskan program Merdeka Belajar Episode ke-17.

FTBI merupakan media apresiasi kepada peserta didik yang dilakukan secara berjenjang mulai dari sekolah atau komunitas belajar ditingkat kecamatan, Kabupaten/kota, dan Provinsi.

Selain itu FTBI juga dilaksanakan sebagai upaya untuk mewujudkan toleransi kebhinekaan di Indonesia.

Penyelenggaraan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu ( FTBI) tahun ini merupakan yang ke-3 kalinya dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

FTBI untuk jenjang SD tahun 2023 ini lebih meriah dari tahun sebelumnya dan di ikuti oleh 42 Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

Lomba-lomba tersebut antara lain adalah Ngadongeng, Bintara, Maca Sajak, Nembang Pupuh, Maca Jeng Nulis Aksara Sunda, Ngarang Carita Pondok, dan Ngabodor Sorangan (Borangan).

Exif_JPEG_420

Pembukaan FTBI 2023 diawali di lapangan SMA Ciledug Al-Musaddadiyah Garut dengan penampilan profil dan moto juang dari masing-masing Kecamatan. Melalui festival ini, diharapkan peserta didik akan semakin menghargai dan bangga terhadap Bahasa dan Sastra Daerah mereka.

H Ade Manadin, S.Pd., M.Pd Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, menjelaskan Penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu dapat menghasilkan pinunjul ( juara ) pada setiap bidang yang dilombakan dan dapat kembangkan di tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Kami berharap, melalui FTBI ini, setiap peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Garut di tingkat Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

FTBI juga berfungsi sebagai platform untuk memperkuat pemahaman dan cinta terhadap kekayaan budaya lokal, khususnya dalam hal Bahasa dan Sastra. Dengan demikian, Generasi muda diharapkan dapat menjadi pelopor dalam pelestarian dan pengembangan warisan Budaya Daerah.
(Om Danur)

No More Posts Available.

No more pages to load.