Mulyono Khadafi Bersama Kabid Pertamanan DLH Menanam Pohon Di Bantaran Sungai Cimanuk

oleh -3675 Dilihat
oleh

Garut, Realita Indonesia.Com –Momentum hari lingkungan hidup sedunia yang dibuka resmi dengan ditandai pelepasan burung dan penanaman pohon yang bertempat di Jalan Sudirman,Kelurahan Sukamentri Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Senin (12/6/2023).

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman selaku tamu undangan dari Pemerintah Daerah.Selain Wabup,hadir Kepala dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Garut,Jujun Juansyah,Kabid pertamanan LH Garut Asep Roby,dan jajaran instansi pemkab dilingkungan Kabupaten Garut lainnya.tamu undangan dari berbagai lembaga Swadaya Masyarakat Pecinta Lingkungan Hidup,Komunitas Burung,juga hadir Direktur Sekolah Sungai Cimanuk,Mulyono Khadafi.

Dalam kesempatan tersebut,Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan,” ya sesuai dengan tema yang sudah diarahkan oleh pusat bahwa,solusi untuk polusi plastik dan menggunakan tempat-tempat atau wadah-wadah yang ramah lingkungan.”

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas burung. Karena pada hari ini telah ikut bersama-sama berkontribusi untuk memeriahkan peringatan hari lingkungan hidup,”ucapnya

Lanjut Helmi mengungkapkan, tadi kita sudah melepaskan beberapa ekor burung bermacam jenis, dan burungnya juga lumayan cukup bagus-bagus ditempat yang mencerminkan tempat lingkungan yang baik ,lingkungan hidup yang terpelihara yang dimiliki oleh Kabupaten Garut .”ungkapnya.

Selain itu,Helmi juga menyampaikan tentang manfaat limbah plastik, dari pemerintahan Jawa Barat. Nah jadi kami kerjasama dengan yayasan Barito yang Alhamdulilah untuk pemakaian plastik, plastik limbah ternyata itu ketika dicampurkan dengan hotmix itu bisa meningkatkan lama pemakaian kualitas.

Berarti ,tambah Helmi,kata penelitian hal itu kualitas 40% peningkatannya ya. Jadi kalau 5 tahun bisa jadi 7 tahun, nah ini pertama diterapkan di Cilegon,dan setelah di Banten Cilegon Jawa Barat ini kemudian Kabupaten Garut,

“Kita sudah beberapa ruas jalan yang menggunakan yang ini juga pakai campuran, bisa diolah gitu ya,kemudian itu tadi juga sudah ada kita pengelola untuk ini ya nanti silakan saja dari pengelola sampah plastik khususnya mau pakai resep untuk langsung komunikasi dengan kelompok-kelompok pecinta lingkungan atau kelompok-kelompok masyarakat.”tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga Direktur Sekolah Cimanuk turut serta menanam pohon di bantaran sungai Cimanuk,Mulyono Khadafi bersama kabid Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut Asep Roby.

Di Desa atau di Kabupaten dirasa tidak maksimal bisa dikategorikan hampir tidak ada buktinya di hulu-hulu sungai Cimanuk dan kanan kiri sungai Cimanuk masih belum ada pepohonan yang waktu itu digelorakan oleh pemerintah untuk penghutanan pinggir sungai Cimanuk,mana penghutanannya..?,kita berusaha menghutankan kanan kiri sungai Cimanuk dan hulu.

Justru,malah dari pemerintah sendiri tidak ada perhatian,buktinya sekarang tahun 2023 kanan kiri sungai dan hulu sungai Cimanuk yang ada di Cikajang itu kan rusak parah tidak ada pepohonan satu pun juga di sana padahal itu kan hulu nya sungai,dan kita berusaha,menanami secara Swadaya.ujar Mulyono.

Lanjut Direktur Sekolah Sunga Cimanuk,” Berharap pada Pemerintah itu karena hidup di muka bumi ini memerlukan air dan udara sedangkan pohon itu salah satu yang mengeluarkan H2O (oksigen),terus bisa menyerap air,kalau pohonnya tidak ada,kanan kiri sunga,hulu sungai sudah segersang itu,ya kita jangan berharap sungai ini akan ter lestarikan.
Dan jangan berharap udara ini akan sejuk,Oksigen ini berkualitas baik,itu makanya sungai Cimanuk kalau ingin lestari kanan kiri dan hulu nya harus dihutankan,penghutanan kembali kanan kiri dan hulu sungai Cimanuk,itu baru sungai Cimanuk akan terjaga,tinggal bagaimana cara nya menyadarkan orang dengan,kan sekarang sudah ada larangan membuang sampah sembarangan ada dendanya,di Undang-Undang Sampah,di Perda tentang sampah,yang dipasang di bantaran sungai jelas ada pasal nya,”membuang sampah sembarangan,ada sangsi pidana,dan denda walau itu tipiring.

Mulyono menghimbau kepada pemerintah daerah,” Dengan peringatan Hari Lingkungan Se-Dunia,kita dari Sekolah sungai Cimanuk menghimbau harus betul-betul peduli terhadap lingkungan supaya sungainya lestari.
Kita melihat contoh Citarum Harum dengan anggaran triliunan dan berjalan beberapa tahun itu belum harum-harum.

Sedangkan sekolah sungai Cimanuk,dan beberapa rekan aktivis yang lainya yang peduli terhadap lingkungan hidup,coba lah pemerintah sudah mulai melirik terhadap relawan-relawan,yang betul-betul meluangkan masa hidupnya untuk menjaga kelestarian alam,supaya sungai nya lestari.

Supaya pemerintah ikut peduli karena tanggung jawab ada di pundak semua,tapi kan pemerintah punya anggaran,kita punya pemikiran dan tenaga,”pungkas si Aku (Mulyono Khadafi).

Menurut Mulyono kami Sekolah Sungai Cimanuk ikut berkontribusi terhadap kelestarian alam di bumi kabupaten Garut ini,dengan mendirikan Sekolah Sungai Cimanuk,demi kelangsungan ekosistem yang ada di bantaran sungai Cimanuk pada Khususnya,alam sekitar yang ada di kabupaten Garut pada umumnya,”tutup Mulyono.(Om Danur)

No More Posts Available.

No more pages to load.