H Raden Marlan Hadiri Halal Bihalal Di Kediaman Mantan Bupati Garut Aceng Fikri

oleh -3144 Dilihat
oleh

 

 

Garut, Realita Indonesia.Com —  Mantan Bupati Garut H Aceng HM Fikri menggelar acara Halal Bihalal yang dikemas dalam bentuk ihtifal atau silaturahmi dalam rangka lebih mempererat rasa per saudaraan, khususnya di lingkungan kerabat dan sahabat Aceng Fikri. Minggu (14/05/2023)

Hadir dalam acara yang dilangsungkan di kediaman Aceng Fikri, di Copong Sukamantri Kecamatan Garut Kota tersebut, selain para mantan tim sukses, seperti Anda Center, AF Center, dan tim independen lainnya, juga hadir para alim ulama dan sosok tokoh penting Garut, H Raden Marlan.

Dalam kesempatan memberikan sambutan, Raden Marlan berkenan mengapresiasi kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan pihak Aceng Fikri yang sarat bahasan terkait nilai-nilai keagamaan.

Diakui Raden Marlan, walau dirinya tidak pernah mengecap dunia pesantren, tetapi dalam kehidupannya dia selalu menjaga kehormatan diri, menjaga kehormatan agama, dan selalu berlaku jujur.

“Yang sempat saya pelajari hanya alif ba ta sa. Saya ini berpatokan pada (huruf) alif yang lurus,” ujar Raden Marlan.

“Saya berusaha jujur itu sulit luar biasa. Jujur kepada masyarakat, jujur kepada istri insyaallah hidup diberkahi Allah SWT,” sambung Raden Malam.

Selanjutnya Raden Marlan menyebutkan, dirinya senantiasa taat kepada Allah dan Rosul serta senantiasa membangun silaturahmi.

“Dengan silaturahmi, murah rejeki, panjang umur. Alhamdulillah,” ungkap Raden malam.

Sementara itu, mengawali sambutannya, mantan Bupati Garut, Aceng Fikri, menyebutkan bahwasanya tahun 2023 – 2024 merupakan tahun politik.

“Tahun 2023 dan tahun 2024 itu adalah tahun politik, di mana pada 2023 sudah masuk tahapan menuju pelaksanaan Pemilu yang insyaallah akan dilaksanakan pada Februari dan disambung November 2024, yakni pilkada serentak se-Indonesia,” ungkap Aceng Fikri.

Menurut Aceng Fikri, saat memasuki tahun politik, maka eskalasi, suhu atau tensi dalam kehidupan masyarakat akan naik.

“Sekecil apapun berita politik pasti bakal viral. Pasti bakal dibesar-besarkan, pasti bakal menggelitik karena memang ini tahun politik,” tutur Aceng Fikri.

Selanjutnya Aceng Fikri mengulas balik peristiwa politik pada 2009.

“Saya ingin setback ke belakang. Pada 2009 kita-kita ini adalah pejuang-pejuang independen,” jelas Aceng Fikri.

Ditambahkan dia, para pejuang independen di Garut pernah mencatat sejarah bahwa hanya satu-satunya di Indonesia, independen dimenangkan di Garut pada pada 2009.

“Pertanyaannya, mengapa di Garut Independen bisa menang padahal independen itu tidak sekuat jaringan partai politik; padahal independen itu hanya semata-mata mengharapkan kekuatan rakyat?” cetus Aceng Fikri.

Ditandaskan Aceng Fikri, jika mau merebut kekuasaan di tingkat Kabupaten melalui mesin politik partai, maka harus terdapat kelembagaan partai politik dari tingkat kabupaten, kecamatan, bahkan desa.

“Karena itu kita harus bangga, kita bisa mengalahkan orang besar,” tandas Aceng Fikri.

Selanjutnya Aceng Fikri membahas serta menjelaskan akan pentingnya kebersamaan yang dapat memunculkan kekuatan hingga pada akhirnya dengan kekuatan tersebut dapat meraih kemenangan. (Om Danur)

No More Posts Available.

No more pages to load.