Pj Bupati Garut Terkesan Tidak Responsif Terhadap Permasalahan yang Melanda Kabupaten Garut

oleh -376 Dilihat
oleh

Garut, Realita Indonesia.Com — Aktivis kemanusiaan yang dikenal dengan panggilan Abah Muda 212, Jajang Badrujaman, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin. Menurutnya, Pj Bupati Garut terkesan tidak responsif terhadap berbagai permasalahan yang tengah melanda Kabupaten Garut.

Banyaknya permasalahan besar seperti maraknya rentenir berkedok koperasi, peredaran miras dan obat-obatan terlarang, prostitusi online, serta judi online dan offline, menjadi sorotan Abah Muda. Selain itu, ia juga menyoroti masalah jalan berlubang dan kenaikan tarif PDAM yang membebani para pelanggan.

Abah Muda menyampaikan kekecewaannya terhadap Pj Bupati Garut karena merasa tidak direspons ketika mengundang untuk berdiskusi. Ia telah mengirim surat undangan sebanyak tiga kali, namun Pj Bupati Garut tidak pernah hadir atau memberikan konfirmasi yang jelas.

Meskipun telah melayangkan surat pada tanggal 4 Maret dan 13 Maret untuk membahas kenaikan tarif PDAM dan masalah jalan berlubang, serta meminta waktu secara khusus, namun hingga saat ini tidak ada tanggapan dari Pj Bupati Garut.

Abah Muda 212 menilai perilaku Pj Bupati Garut lebih parah daripada bupati sebelumnya. Ia merasa bahwa Pj Bupati Garut tidak peduli pada kepentingan rakyat dan tidak serius dalam memimpin Garut. Apakah perilaku tersebut disebabkan oleh statusnya sebagai penjabat sementara, menjadi pertanyaan yang mengemuka.

“Dengan sangat kecewa, saya menyayangkan sikap tertutup Pj Bupati Garut yang tidak memberikan respons kepada masyarakatnya. Sudah beberapa kali kami bersurat resmi untuk membahas permasalahan di Garut, namun Pj Bupati Garut terkesan acuh tak acuh,” ujar Jajang Badrujaman.(Om Danur)

No More Posts Available.

No more pages to load.