Yuk Mengenal Gejala Hipoglikemia, Gula Darah Rendah

Realita Indonesia – Pernahkah Anda merasa tiba-tiba pusing, gemetaran, atau sulit berkonsentrasi? Jika ya, barang kali Anda sedang mengalami hipoglikemia atau gula darah rendah. Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula atau glukosa dalam darah turun terlalu rendah. Melansir dari NHS, kondisi ini terutama mempengaruhi penderita diabetes, apalagi yang menggunakan insulin.

kondisi ini juga dapat terjadi pada penderita gangguan makan atau pankreas. Seseorang dinyatakan mengalami hipoglikemia ketika kadar gula darah kurang dari 70 mg/dL. Sedangkan kadar gula darah normal adalah antara 80-130 mg/dL.

Gula darah rendah ini bisa berbahaya jika tidak segera ditangani. Meski begitu, biasanya Anda bisa mengobatinya sendiri dengan mudah di rumah. Untuk itu, sangat penting bagi kita mengenali beberapa gejala gula darah rendah. Beberapa tanda awal gula darah rendah meliputi:

Baca Juga :   Pak Sandiaga Uno Tak Ingin Buru-buru Izinkan Wisatawan Asing Masuk Ke Indonesia

1.merasa lapar berkeringat bibir kesemutan

2.merasa gemetar atau gemetar pusing

3.merasa lelah detak jantung yang cepat atau berdebar (palpitasi)

4.menjadi mudah tersinggung,

5.menangis,

6.stroppy atau murung menjadi pucat Jika tidak diobati,

Anda mungkin akan mendapatkan gejala lain, seperti:

1.rasa lemas

2.penglihatan kabur sakit

3.kepala kesulitan berkonsentrasi

4.kebingungan perilaku yang tidak biasa,

5.ucapan cadel atau kecanggungan (seperti mabuk)

6.mengantuk kejang pingsan

 juga dapat terjadi saat tidur, yang dapat membangunkan Anda di malam hari atau menyebabkan sakit kepala, kelelahan, atau seprai lembap (karena keringat) di pagi hari. Dikutip dari Business Insider, tubuh setiap orang bereaksi terhadap gula darah rendah secara berbeda. Ini juga yang menyebabkan gejala dapat berbeda untuk setiap orang. Untuk itu, Asosiasi Diabetes Amerika (ADA) merekomendasikan untuk megamati gejalanya.

Baca Juga :   Ramai Demo Tuntutan Pencairan Bumiputera, Nasabah : OJK Jangan Cuek!

Dengan begitu, Anda akan belajar bagaimana gejala yang Anda alami jika terus merasakannya, meskipun gejala Anda dapat berubah seiring waktu. Namun, cara paling tepat untuk memastikan apakah Anda mengalami hipoglikemia adalah dengan dengan pemeriksaan kadar gula darah.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : kompas.com

Bagikan :
error: Content is protected !!