Wisata Malam Sambil Ngopi Santai, Cuman Di Pulepayung Yogyakarta

Realita Indonesia – Bukit Wisata Pulepayung di Yogyakarta sempat ramai diperbincangkan di Instagram beberapa pekan lalu karena pemandangan yang disajikan pada malam hari. Melalui unggahan Instagram @explorejogja pada Kamis (10/9/2020), foto tempat wisata tersebut disukai oleh 39.709 pengguna Instagram dan memiliki lebih dari 800 komentar.
Pengelola Bukit Wisata Pulepayung Eko Purwanto mengatakan, tempat wisata yang telah berdiri sejak 2017 itu kini menawarkan wisata malam bertajuk “Ngopi Asik Sambil Piknik”. “Sebelum pandemi Covid-19, pengunjung Pulepayung mayoritas wisatawan mancanegara.
Terutama dari Malaysia dan Singapura. Sekarang hanya wisatawan nusantara saja, jadi kita ada program baru,” ungkap Eko.
Ada 1 di Bandara YIA Eko menuturkan, wisatawan bisa menikmati “Ngopi Asik Sambil Piknik” di area foto Angkasa yang setiap malam diubah menjadi Coffee Angkasa. Jika tertarik untuk berkunjung, Coffee Angkasa buka setiap hari kecuali Kamis, mulai pukul 16:00 – 21:00 WIB.
Sembari ngopi, wisatawan bisa santai di area bean bag atau lesehan di lantai bawah area tersebut. “Ini tempat ngopi yang menyediakan kopi Nusantara dari Sabang sampai Merauke. Kita juga angkat makanan khas produk-produk Kulon Progo,” tutur Eko. Bukit Wisata Pulepayung di Kulon Progo, Yogyakarta.
Harga kopi Nusantara dibanderol mulai dari Rp 15.000 per gelas. Pengunjung hanya bisa menikmatinya saat Coffee Angkasa buka. Sementara pada lain waktu, wisatawan hanya bisa menikmati hidangan kopi biasa atau minuman lain seperti wedang uwuh dan lemon tea.
Harus reservasi online Apabila ingin ngopi santai di Coffee Angkasa, wisatawan wajib melakukan reservasi online melalui aplikasi Visiting Jogja.
“Terutama akhir pekan di spot utama yang ada bean bag (area foto Angkasa). Jumlah pengunjung di spot utama dibatasi. Setiap malam Minggu dan malam Senin juga ada pentas musik,” ucap Eko. Pengunjung wajib patuhi protokol kesehatan Bukit Wisata Pulepayung merupakan salah satu tempat wisata di Kulon Progo yang pada Juni 2020 dianggap sebagai yang paling siap memasuki era new normal.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kulon Progo, Nining Kunwantari, di tengah simulasi Kalibiru memasuki masa kenormalan baru, Senin (29/6/2020). Guna tetap mempertahankan operasional selama new normal, Eko menuturkan bahwa pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan sungguh-sungguh.
“Pengunjung wajib pakai masker. Kalau tidak, dilarang masuk. Lalu kami arahkan untuk cuci tangan di area sebelum loket masuk,” ujar Eko. Bukit Wisata Pulepayung di Kulon Progo, Yogyakarta.
Selanjutnya, pengunjung akan melewati prosedur pemeriksaan suhu tubuh. Jika saat diperiksa suhunya mencapai 37,5 derajat celcius, pengunjung diimbau untuk transit di tempat yang telah disediakan. “Tunggu 30 menit sebelum diukur lagi suhu tubuhnya. Kalau tidak turun, tunggu lagi sampai 30 menit. Jika masih tinggi, kami akan hubungi Puskesmas atau Satgas Covid-19,” kata Eko.
Wisatawan juga tidak perlu khawatir karena Bukit Wisata Pulepayung telah membatasi kunjungan menjadi seribu pengunjung setiap hari. Sebanyak 25 titik area cuci tangan pun telah disediakan. Bukit Wisata Pulepayung berlokasi di Soropati, RT.007/RW.003, Hargotirto, Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta.
Tempat wisata tersebut buka setiap hari mulai pukul 08:00 – 21:00 WIB. Harga tiket masuknya adalah Rp 10.000 per orang. “Anak berusia di bawah 5 tahun kena setengah harga karena tiket masuk berkaitan dengan asuransi,” pungkas Eko.
Editor : Realita Indonesia
Sumber : kompas.com
Bagikan :
Baca Juga :   Bagi Kamu Yang Belum Kerja Tapi Pengen Buat NPWP,Dengan Mudah Dan Praktis, Gini Nih Caranya
error: Content is protected !!