Vaksin Moderna Bisa Topang IHSG, Mampu membunuh virus corona dengan metode penyimpanan -4 derajat.

Realita Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan bergerak menguat terbatas pada Selasa (17/11/2020). Kemarin, IHSG ditutup naik 0,52 persen pada level 5.494,87. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, sentimen vaksin Covid-19 dari Moderna yang lebih unggul dari Pfizer diroyeksikan dapat mendorong IHSG bergerak positif hari ini.

Vaksin Moderna memiliki efektifitas 94 persen mampu membunuh virus corona dengan metode penyimpanan -4 derajat. “Pasar bisa menguat pagi ini karena saya lihat vaksin Moderna lebih unggul, dan mampu disimpan sampai 6 bulan, daripada Pfizer yang efektifitasnya hanya 90 persen dengan metode penyimpanan -70 derajat, jadi Moderna lebeh mudah untuk pendistribusiannya,” kata Hans.

Baca Juga :   Bantuan Kuota Segera Datang!, Kampus Diminta Segera Update No Hp Dosen Dan Mahasiswa

Realita Indonesia – IHSG dan Rupiah Menguat di Sesi Penutupan Selain itu, Hans menilai pasar masih terpengaruh dengan penandatanganan kesepakatan perdagangan terbesar oleh 15 negara yang tidak mengikutsertakan AS. Sementara dari domestik, pasar merespon positif neraca dagang, pasar juga sedang menanti pengumuman BI rates yang diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunganya.

Senada dengan Hans, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper yang mengatakan, selain sentimen vaksin Covid-19, IHSG hari ini berpeluang menguat akibat proyeksi Bank Indonesia terhadap GDP di kuartal IV tahun 2020 juga mendorong IHSG untuk bergerak positif hari ini. “IHSG diprediksi menguat karena masih dibayangi banyak sentiment positif dari luar negeri terkait Vaksin Covid-19 dari dalam negeri Investor cukup optimis mendengar prediksi Bank Indonesia yang memperkirakan GDP 4Q20 akan tumbuh positif,” kata Dennies.

Baca Juga :   Ketua KPU Arief Budiman jalani sidang etik DKPP.

Dia menyebutkan, saat ini investor masih perlu mencermati angka kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia yang Kembali naik pesat. Dennies memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 5.464 sampai dengan 5.434 dan resistance di level 5.548 sampai dengan 5.521.

Sumber : Kompas.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :

Next Post

Sampai Pertengahan Tahun Depan, B40 Belum Bisa Diterapkan Ungkap ESDM

Sel Nov 17 , 2020
Realita Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan implementasi pemanfaatan campuran biodiesel 40 persen atau mandatori B40 belum siap hingga semester pertama tahun depan. “B40 belum siap untuk paling tidak pada semester pertama 2021. Jadi masih akan pakai B30,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi […]

Breaking News

error: Content is protected !!