24 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Untuk Hadapi Banjir dan Kekeringan, Kabupaten Pangandaran Bangun dan Normalisasi Infrastruktur Saluran Air

Realita Indonesia – dan kekeringan tersebut dilakukan Pemerintah Daerah Pangandaran melalui pembangunan dan normalisasi infrastruktur saluran air di beberapa wilayah.

Kepala Bidang Pengendalian Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran Kurnia mengatakan, tahun 2020 pembangunan dan normalisasi infrastruktur saluran air dilaksanakan di daerah yang keberadan airnya masih normal.

“Dari sekian banyak saluran air di Kabupaten Pangandaran yang airnya masih normal di antaranya di Kecamatan Cigugur, Kecamatan Langkaplancar, Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Mangunjaya,” kata Kurnia.

Kurnia menambahkan, peran DPUTRPRKP Kabupaten Pangandaran meliputi mengatur saluran air untuk kebutuhan pertanian masyarakat dan melakukan pengendalian saat terjadi banjir dan musim kering. “Kendala terbesar kami saat ini dalam mengendalikan saluran air di antaranya kondisi alam yang sudah rusak karena berdampak pada banjir dan kekeringan yang sulit dikendalikan,” tambahnya.

Baca Juga :   Pemerintah diskriminatif dalam menghadapi kerumunan massa Rizieq Shihab.

Kurnia menjelaskan, kerusakan alam yang terjadi didataran tinggi berdampak pada banyaknya sampah dan sedimen yang datang melalui saluran air. “Untuk memaksimalkan fungsi saluran air kami telah membangun dan melakukan normalisasi di 35 saluran,” jelasnya.

Saluran yang dibangun tersebut dari DAK sebanyak Rp3.302.539.000, APBD Provinsi sebanyak Rp12.589.307.000 dan APBD Kabupaten sebanyak Rp2.004.839.000 jadi total keseluruhannya Rp17.896.685.000.

“Anggaran dari DAK dialokasikan menjadi 5 pekerjaan dengan sistim lelang, APBD Provinsi dialokasikan menjadi 20 pekerjaan dengan rincian 15 pekerjaan melalui lelang dan 5 pekerjaan penunjukan langsung sedangkan APBD Kabupaten menjadi 10 pekerjaan penunjukan langsung,” papar Kurnia.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!