Untuk Biayai Infrastruktur Pemerintah Diminta Berhenti Dulu, Urusan Kesehatan Yang Seharusnya Diprioritaskan

Realita Indonesia – Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan, meskipun Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia melambat, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami kontraksi. Sehingga, rasio ULN terhadap PDB Indonesia juga meningkat.

“Ini yang harus menjadi catatan. Bahwa kemampuan PDB kita dalam menanggulangi ULN mengalami penurunan,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Dia pun mengingatkan pemerintah dan Bank Indonesia sudah sepatutnya waspada pada pengelolaan utang terutama ULN. Namun demikian, lanjut Huda, ULN dari pemerintah sudah seharunya dilakukan dengan prinsip prioritas.

“Kesehatan menjadi hal yang paling penting. Utang untuk infrastruktur dan lainnya mohon dihentikan dahulu. Fokuslah pada urusan kesehatan,” tegas Huda.

Sebagai informasi, berdasar data Bank Indonesia, ULN Pemerintah tumbuh melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada akhir kuartal III/2020, ULN Pemerintah sebesar USD197,4 miliar atau tumbuh 1,6% secara tahunan (year-on-year/yoy), menurun dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 2,1% (yoy).

Namun demikian, perlambatan ULN tersebut tertahan oleh penerbitan Samurai Bond di pasar keuangan Jepang dan penarikan sebagian komitmen pinjaman dari lembaga multilateral pada kuartal III/2020 yang merupakan bagian dari strategi Pemerintah dalam menjaga portofolio pembiayaan untuk menangani pandemi Covid-19 dan pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga :   Hari Ini Tangerang Selatan Lakukan Vaksinasi Covid-19 Bagi Pedagang

ULN Pemerintah tetap dikelola secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel untuk mendukung belanja prioritas yang diantaranya mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (23,7% dari total ULN Pemerintah), sektor konstruksi (16,6%), sektor jasa pendidikan (16,5%), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (11,8%), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (11,5%).

Editor : Realita Indonesia
Sumber : Sindonews.com
Bagikan :

Next Post

Siswa SMA/SMK Didorong Disdik Jabar Untuk Berani Terjun Berwirausaha

Sen Nov 16 , 2020
Realita Indonesia –Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mendorong siswa SMA/SMK di Jabar berani terjun berwirausaha melalui Sekolah Juara sebagai salah satu program prioritas Disdik Jabar. Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan, melalui Sekolah Juara, pihaknya mendorong siswa SMA/SMK di Jabar terjun berwirausaha, termasuk menciptakan berbagai produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. […]

Breaking News

error: Content is protected !!