26 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Tawaran Dana Dari Bank Dunia Ditolak Menteri Luhut Mentah-mentah, Kenapa Ya Pak?

Realita Indonesia – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sedang melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat (AS). Dalam kunjungannya ke Negara Paman Sam, Luhut menceritakan ditawari bantuan dana dari Bank Dunia (World Bank) untuk sektor kesehatan.

Secara tegas, Luhut menolak bantuan tersebut. Sebab, dia memastikan bahwa pemerintah Indonesia mampu. Itu dia ceritakan dalam webinar UGM yang turut dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Mengenai health (kesehatan) tadi saya singgung kepada World Bank. World Bank menawarkan banyak sekali bantuan, Pak Airlangga, tapi saya katakan kita cukup,” kata dia Selasa (17/11/2020).

Pihak World Bank, lanjut Luhut mengatakan sudah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan vaksinasi. Tapi Luhut tetap menolak.

Baca Juga :   Inilah Alasan Berbagai Alat Musik Produksi Saung Angklung Udjo Dilelang

“Dia bilang ‘kami menyiapkan budget untuk vaksin’, saya bilang ‘kita cukup’,” sebutnya.

Untuk sektor kesehatan, Luhut menolak mentah-mentah tawaran World Bank. Tapi Mantan Menkopolhukam itu mempersilahkan mereka memberikan bantuan untuk program lingkungan.

Luhut pun menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia memiliki program penanaman kembali (replanting) mangrove seluas 630.000 hektar. Dia katakan, itu adalah program replanting mangrove terbesar di dunia.

“Saya katakan kami membuat policy (kebijakan) ini adalah untuk generasi yang akan datang, cucu-cucu kita semua. Jadi, kami tidak sekadar hanya untuk menyenangkan kalian. Jadi, kalian juga jangan merasa bahwa kami ini harus menservis kalian, ndak ya, kami servis pertama adalah generasi yang akan datang di rakyat Indonesia,” paparnya.

Baca Juga :   Dependency News

“Dan itu saya kira message (pesan) itu very clear (sangat jelas) karena jangan mereka menganggap bahwa kita itu tidak ada disiplin atau kurang memperhatikan masalah lingkungan,” tambah Luhut.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : detik.com

Bagikan :
error: Content is protected !!