Tanggapan Kadisdik Mengenai Uang Dana Bos Ratusan Juta Hilang

oleh -1906 Dilihat
oleh

 

Garut, Realita Indonesia.Com — Peristiwa pencurian Uang Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar (SD) Garut Islamic School (GIS) Prima Insani
yang terjadi Senin (20/2/2023) kemarin menggemparkan warga Garut dan membuat sejumlah kalangan prihatin.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Ade Manadin, S.Pd., M.Pd. mengomentari kejadian hilangnya Uang BOS Sekolah Dasar (SD) Garut Islamic School (GIS) Prima Insani sebesar Rp164,7 juta yang dicuri dari kendaraan roda empat milik Kepala Sekolah Puji Fauziah S.Pd, M.Pd.

Menurut Kadisdik, yang dihubungi melalui seluler, pihaknya merasa prihatin dan menyayangkan dengan peristiwa tersebut, namun dia mengingatkan dari semua kejadian ini dapat pula diambil hikmahnya, Selasa (21/2/2023).

“Untuk semua pihak agar lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi persoalan ini, kita doakan saja, Polisi yang tengah mengusut tuntas kasus tersebut dapat segera menemukan titik terang,” ungkap Ade Manadin.

Kadisdik juga menghimbau kepada jajarannya agar lebih berhati-hati dan berpesan kepada semua pihak yang mengambil dana Bos di Bank untuk memakai pengawalan.

“Iya, seharusnya mengambil BOS yang besar harus meminta kawalan Polisi, atau paling tidak security Sekolah nya masing-masing,” himbaunya.

Lanjut dikatakan Kadisdik Garut, untuk pengambilan Dana BOS sebaiknya sesuai dengan yang tertulis pada Rencana Kebutuhan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

“Untuk semua bapak ibu Kepala Sekolah, tolong hati-hati dalam pengambilan uang BOS itu, jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” katanya.

Seperti yang sudah disampaikan, peristiwa pencurian Dana BOS tersebut dengan modus operandi pelaku menggembosi ban kendaraan terlebih dahulu, hal ini baru diketahui Kasek saat berada di sekitaran perempatan jalan Cikuray – Ranggalawe, Garut Kota, (Om Danur)

No More Posts Available.

No more pages to load.