Atasi Rambut Beruban dengan Bawang Bombay

bawang bombay ( foto Dok.liputan6.com)

Realita Indonesia – Bawang bombai adalah jenis bawang yang paling banyak dan luas dibudidayakan, dipakai sebagai bumbu maupun bahan masakan, berbentuk bulat besar dan berdaging tebal.

Bawang bombay umum digunakan dalam masakan. Selain sebagai penambah rasa masakan, manfaat bawang bombay untuk kesehatan juga banyak. Tanaman yang satu ini mengandung banyak nutrisi dan zat yang diduga berpengaruh terhadap kesehatan. Tak heran jika bawang bombay kerap digunakan sebagai obat-obatan.

Jika dibandingkan bawang putih yang sudah terkenal manfaatnya, belum banyak yang mengetahui manfaat bawang bombay. Bawang bombay adalah tanaman yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan. Di samping aromanya yang sedap, bawang bombay juga ternyata mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Bawang bombay adalah bahan makanan rendah kalori yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, serta serat. Bawang bombay sangat sedikit mengandung lemak jenuh dan sama sekali tidak mengandung lemak trans.

Dalam 100 gram bawang bombay, terkandung kurang lebih 40 kalori, 1,7 gram serat, 4,2 gram gula, 1,1 gram protein, dan 9,3 gram karbohidrat. Selain itu, bawang bombay juga mengandung vitamin B6, vitamin C, folat, dan kalium.

Ada juga khasiat dari bawang bombay , sebagai berikut :

1. Memperkuat sistem imun tubuh

Mengonsumsi bawang bombay, baik secara langsung ataupun mencampurkannya dalam sajian makanan sebagai bumbu tambahan, ternyata dapat membantu menguatkan sistem kekebalan alias imun tubuh, lho. Sistem imunitas yang kuat dapat membantumu terhindari dari berbagai serangan penyakit, virus, hingga radikal bebas. Hal ini dikarenakan bawang bombay kaya akan kandungan antioksidan yang baik untuk mendukung sistem imun tubuh.

2. Memacu pertumbuhan rambut

Berdasarkan hasil dari sebuah penelitian, mengoleskan bawang bombay yang telah diolah dalam bentuk jus ke kepala selama jangka waktu kurang lebih 2 bulan dapat membuat pertumbuhan rambut menjadi meningkat, pada para pengidap rambut rontok. Meski temuan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, namun tak ada salahnya untuk dicoba, bukan?

3. Melancarkan sistem pencernaan

Bawang bombay mengandung banyak sekali serat. Serat yang terkandung ini merupakan jenis serat khusus yang bersifat larut, bernama oligofructose. Oligofructose ini mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus, sehingga dibutuhkan dalam pencegahan serta pengobatan diare. Ini membuat konsumsi bawang bombay secara rutin dapat melancarkan sistem pencernaan sehingga bekerja dengan baik untuk mengolah makanan yang kita konsumsi. Selain itu, bawang bombay juga mengandung fitokimia yang dapat mengurangi resiko terjadinya tukak lambung.

4. Mengobati masalah tenggorokan

Kandungan kuersetin pada bawang bombay dipercaya dapat membuat otot saluran nafas menjadi kendur, sehingga membantu untuk mengurangi gejala asma. Bawang bombay juga dapat mengatasi bronkitis, pembengkakan pada mulut dan tenggorokan, juga menurunkan resiko kanker pada tenggorokan.

6. Menjaga tekanan darah

Untuk kamu yang mengidap hipertensi alias tekanan darah tinggi, mengonsumsi bawang bombay yang mengandung vitamin E dan C secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah atas dan menjaga tekanan darah bawah agar tetap stabil, sehingga tekanan darah secara keseluruhan dalam keadaan baik.

7. Baik untuk kesehatan jantung

Kandungan kalium dalam bawang bombay merupakan zat yang efektif dalam menurunkan tekanan darah. Fungsi ini didukung dengan kuersetin, salah satu jenis flavonoid yang ada dalam bawang bombay yang dapat membantu menjaga tekanan darah agar tetap berada di angka stabil serta mencegah penumpukan plak di arteri.

Hal ini membuat konsumsi bawang bombay dapat mengurangi resiko terjadinya stroke sekaligus mencegah terjadinya serangan jantung. Konsumsilah bawang bombay secara rutin demi menjaga kesehatan jantungmu.

8. Mencegah kanker

Memiliki kandungan vitamin C dengan kadar tinggi, bawang bombay dipercaya mampu untuk mengatasi radikal bebas yang menjadi penyebab kanker pada manusia. Hasil penelitian menyatakan bawah konsumsi bawang bombay dapat membantu menurunkan angka terjadinya resistensi insulin serta hiperglikemia di tubuh pasien penderita kanker payudara yang sedang berada dalam masa kemoterapi.

9. Menjaga mood agar tetap baik

Bawang bombay diyakini dapat membantu untuk menghadirkan mood yang positif. Hal ini dikarenakan bawang bombay mampu mencegah kelebihan homosistein, yakni penyebab depresi pada tubuh karena menghambat aliran darah dan nutrisi ke otak.

Homosistein juga menjadi pengganggu produksi hormon serotonin, norepinefrin, serta dopamin yang merupakan pencipta rasa nyaman. Ketiga hormon ini juga berfungsi membantumu agar beristirahat secara cukup. Selain itu, tingginya kandungan folat pada bawang bombay juga dapat membantu mengurangi depresi.

5. Menyehatkan kulit dan rambut

Bawang bombay kaya akan kandungan vitamin C, sehingga membuatnya dapat menyehatkan kulit serta rambut. Kandungan folatnya juga mampu mencegah kelebihan homosistein dalam tubuh, yang mana homosistein ini penghambat aliran darah dan nutrisi ke otak. Kelebihan homosistein dapat membuat depresi, yang bisa berdampak pada mengurangi kesehatan kulit dan juga rambut.

6.Untuk menghitamkan rambut yang beruban

Untuk resep dan cara pembuatannya ada dibawah!

Bahan :

  • 1 buah bawang bombay
  • wadah kecil
  • saringan
  • sendok
  • pisau

Cara Membuat :

  1. kupas terlebih dahulu bawang bombay
  2. kemudian parut bawang bombay
  3. sesudah itu, masukkan kedalam saringan
  4. tekan-tekan, sampai mengeluarkan cairan bawang bombay
  5. cairan bawang bombay siap digunakan!

Cara Menggunakan :

  1. oleskan cairan bawang bombay tadi pada rambut beruban
  2. lakukan secara rutin, untuk hasil lebih maksimal
Baca Juga :   Kubis Dan Brokoli Mampu Kurangi Resiko Jantung Menurut Studi

Agar lebih jelas, yuk simak video dibawah!

Editor : Realita Indonesia

SumberĀ  : SayurBox.com

Bagikan :
error: Content is protected !!