12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Tak Ada Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah, Kata Mendikbud

Salah satu pendiri yang juga CEO goJek Nadiem Makarim melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

Realita Indonesia – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membantah isu beredar yang menyebut mata pelajaran sejarah di SMA dan SMK akan dihapus.

Nadiem mengaku terkejut mendengar isu yang dinilainya idak benar ini menyebar luas. “Tidak ada sama sekali regulasi penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” kata Nadiem dalam rekaman video yang diposting di akun Instagramnya, @nadiemmakarim, Minggu (20/9/2020).

Dia menduga isu ini keluar dari hasil presentasi internal terkait penyederhaan kurikulum. Kemendikbud dikatakannya memiliki banyak versi yang berbeda mengenai hal itu yang dibahas dalam focuss group discussion (FGD) dan uji publik.

“Ini pengkajian yang benar di mana berbagai opsi diperdebatkan secara terbuka,” kata Nadiem.
Nadiem juga menegaskan penyederhanaan kurikulum tidak akan dilakukan sampai dengan 2022. Pada tahun 2021, Kemendikbud akan melakukan prototiping di berbagai sekolah penggerak yang terpilih, bukan dalam skala nasional.

Baca Juga :   'Sudah Barter Dengan UU MK' Ungkap Pakar Hukum, Untuk Jokowi Yang Mempersilahkan Untuk Uji Materi UU Ciptaker

“Jadi sekali lagi tidak ada kebijakan apa pun yang keluar di 2021 dalam skala kurikulum nasional, apalagi penghapusan mata pelajaran sejarah, ” tutur Nadiem.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : sindonews.com

Bagikan :
error: Content is protected !!