Suka Gonta-ganti Klub, Akankah Marc Klok Bertahan Lama di Persib?

realitaindonesia.com, Bandung – Persib Bandung membuat kejutan pada Rabu (30/6/2021). Klub berjulukan Maung Bandung itu tiba-tiba meresmikan Marc Klok, pemain yang sepekan terakhir menjadi pembicaraan karena meninggalkan Persija Jakarta.

Bak petir di siang bolong, peresmian Marc Klok yang kebetulan dilakukan pukul 12.01 siang WIB, cukup mengejutkan publik. Apalagi sang pemain pergi dari Persija dengan cara yang tidak mengenakkan.

“Resmi. Pencarian telah berakhir,” tulis Persib dalam video pengenalan Marc Klok.

Pengumuman kedatangan Marc Klok cukup unik. Persib menggunakan media cerita kartun yang melambangkan Marc Klok sebagai seorang ksatria.

Dalam video itu disebutkan banyak klub yang mencari Marc Klok yang belakangan memilih mengasingkan diri. Namun, akhirnya Marc Klok keluar dari tempat persembunyian di sebuah gunung yang ada di Jawa Barat bersama seekor Maung yang identik dengan Persib Bandung.

Persib memberikan kontrak berdurasi jangka panjang untuk Marc Klok yakni empat tahun. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, menyebut keputusan itu dilakukan melalui hasil diskusi dari tim pelatih.

“Iya Klok sudah resmi ke Persib dengan kontrak empat tahun karena mempertimbangkan usianya yang 28 tahun. Kemudian semuanya atas hasil diskusi dengan pelatih. Jadi semua adalah hasil kesepakatan yang kami diskusikan dengan pelatih,” ucap Teddy.

Menariknya, Persib mendatangkan Klok dari Persija secara gratis. Menurut Teddy, Klok sudah membawa surat keluar dari Persija karena pergi atas kesepakatan bersama.

Baca Juga :   Insya Allah, Di Akhir Tahun Akan Tersedia 30 Juta Vaksin Kata Erick Tohir

“Saat bicara sama kami, statusnya memang sudah free player. Kami tidak tahu proses sebelumnya, yang pasti saat awal diskusi statusnya sudah free player karena dia sudah punya surat keluar dari klub sebelumnya,” ujar Teddy.

Kedatangan Marc Klok ke Persib Bandung bakal makin memanaskan persaingan dengan Persija Jakarta. Seperti diketahui, kedua klub memiliki sejarah rivalitas yang panjang, terutama suporter kedua tim.

Klub Ketiga

Persib Bandung menjadi klub Indonesia ketiga yang dibela Marc Klok. Sebelumnya, Marc Klok pernah bermain untuk PSM Makassar (2017-2019) dan Persija Jakarta (2020-2021).

Marc Klok datang ke Indonesia pada 2017 dengan berbekal pengalaman bermain di klub Skotlandia, Dundee. Ketika itu, Klok bergabung dengan PSM Makassar berkat koneksi dari sang pelatih, Robert Alberts.

Selama di PSM, Klok memiliki peran penting. Pemain berusia 28 tahun itu menjadi andalan di lini tengah dan berhasil mengumpulkan 83 pertandingan dan mencetak 14 gol.

Klok juga berhasil mempersembahkan gelar Piala Indonesia 2018/2019. Situasi di Makassar semakin membuat Klok nyaman hingga akhirnya memutuskan hengkang ke Persija Jakarta pada awal 2020.

Persija ketika itu datang dengan tawaran yang sulit ditolak Klok. Persija memberikan kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun.

Baca Juga :   Hmm Ternyata Oh Ternyata! Orang Malaysia Paling Suka Produk Kosmetik Dari Indonesia Lho

Bersama Persija, Klok berhasil mengamankan status Warga Negara Indonesia (WNI) pada November 2020. Puncaknya adalah Klok berhasil membantu Persija meraih gelar Piala Menpora 2021.

Klok ketika itu tampil sebanyak delapan pertandingan dan sukses mencetak satu gol dan dua assist. Kebahagiaan Klok semakin lengkap dengan raihan trofi ‘Pemain Terbaik Piala Menpora 2021’.

‚ÄúSebelum turnamen ini saya memang mengincar dua gelar. Yang satu untuk tim dan yang satu untuk saya pribadi. Tentunya saya sangat senang dengan gelar ini apalagi ini luar biasa karena hampir satu tahun tidak ada sepak bola,” ucap Klok.

Faktor Uang?

Kemesraan Marc Klok dengan Persija Jakarta ternyata tak bertahan lama. Pada 23 Juni 2021, kedua belah pihak sepakat berpisah.

Padahal, kontrak Klok di Persija masih tersisa sampai 2024. Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengaku pemutusan kerja sama tersebut dilakukan atas kesepakatan bersama.

“Persija dan Marc Klok secara resmi bersepakat untuk mengakhiri kontrak kerja sama profesional. Oleh karena itu, Klok tidak lagi menjadi bagian dari tim Persija per hari ini,” kata Mohamad Prapanca.

Marc Klok menyebut keputusan yang diambilnya ini tak mudah. Namun, dirinya harus pergi demi situasi terbaik untuk Persija dan Pribadi.

“Satu setengah tahun ini momen yang paling sulit dilupakan dalam hidup saya. Kami berkeringat, berjuang, dan meraih kemenangan bersama di turnamen terakhir,” kata Marc Klok dalam penggalan surat perpisahannya.

Baca Juga :   Pilkada 2020 Tetap Akan Berlangsung Pada 9 Desember

“Saya dan pihak manajemen klub sepakat untuk berpisah. Saya yakin upaya yang diambil dan diputuskan adalah untuk kebaikan baik bagi Persija Jakarta sebagai klub maupun saya sebagai seorang pesepak bola,” ucap Klok.

Belakangan diketahui Klok memilih hengkang dari Persija karena permasalahan gaji. Sang pemain menolak menandatangani addendum yang telah diajukan Persija terkait gajinya.

Addendum merupakan istilah hukum yang berarti penambahan klausul yang terpisah dari perjanjian pokok. Klok enggan menuruti aturan klub terkait pemberian gaji sebesar 25 persen.

Klok akhirnya memilih mundur dari kontrak yang mengikatnya sampai 2024. Langkah yang tidak salah mengingat situasi pandemi COVID-19 membuat Persija juga memberlakukan hal yang sama pada pemain lain.

Lantas, apakah Marc Klok akan bertahan lama di Persib Bandung? Bisa iya dan mungkin bisa tidak. Jika permasalahan Klok hanya berpatokan pada kontrak profesional dan gaji yang sudah disepakati, Klok mungkin bisa menyelesaikan kontrak jangka panjangnya.

Persib merupakan klub yang sudah mapan dan memahami situasi keuangan klub sebelum bersedia mengontrak Klok. Dengan demikian, masalah langgeng atau tidaknya Klok di Persib hanya dirinya yang bisa menentukan.

 

Artikel ini telah tayang di :
https://www.merdeka.com/sepakbola/marc-klok-2-tahun-di-psm-dan-setahun-di-persija-bakal-bertahan-berapa-lama-di-persib.html

Bagikan :

Next Post

[UPDATE] Data Kasus Covid-19 di Indonesia Selama Juni 2020

Rab Jun 30 , 2021
realitaindonesia.com – Kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia pertama kali terdeteksi pada Senin (2/3/2020). Pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. Sejak hari itu, jumlah kasus positif Corona semakin bertambah dari hari ke hari. Ada pasien yang meninggal dunia, banyak juga yang dinyatakan negatif dan akhirnya sembuh. Hingga […]

Breaking News

error: Content is protected !!