28 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Simulasi Vaksinasi Covid-19 Digelar Di Puskesmas Bogor Dan Dipantau Langsung Pak Jokowi, Keren Pak!

Realita Indonesia – Presiden Joko Widodo meninjau simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tanah Sereal Harapan Keluarga Kota Bogor, Jawa Barat. “Pagi hari ini saya datang ke Puskesmas di Tanah Sereal di Kota Bogor karena kemarin saya dengar di Puskesmas ini akan diadakan simulasi untuk vaksinasi,” kata Presiden Jokowi di Puskesmas Tanah Sereal, Bogor , Rabu, 18 November 2020.

Presiden Jokowi tiba di Puskesmas tersebut sekitar pukul 08.21 WIB. Di lokasi juga hadir Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Kepala Negara lalu meninjau masyarakat yang menjadi peserta simulasi. Para peserta berasal dari berbagai kalangan seperti pedagang, ibu rumah tangga, pegawai pemerintah kota hingga pengemudi ojek daring. Para peserta duduk di kursi dengan menjaga jarak dan menunggu nomor antrean.

Baca Juga :   WHO Sebut Manfaat Dari Vaksin AstraZeneca Yang Lebih Banyak Daripada Resikonya

Selanjutnya peserta mendatangi beberapa meja untuk dicek identitas dan kondisi kesehatan apakah memiliki penyakit bawaan (komorbid) atau tidak. Peserta yang sudah dicek identitas dan kondisi kesehatan lalu masuk ke Puskesmas untuk diberikan vaksin Covid-19. “Dan karena memang saya tinggal di sini, saya mampir ke Puskesmas Tanah Sereal ini,” tambah Presiden.

Pemerintah diketahui sudah meneken kesepakatan untuk pengadaan 143 juta dosis konsentrat vaksin dengan perusahaan farmasi asal Cina, yaitu Sinovac, Sinopharm dan CanSino masing-masing 65 juta dan 15 juta hingga 20 juta konsentrat vaksin. Kandidat vaksin Covid-19 itu rencananya akan diproduksi oleh BUMN PT Bio Farma.

Selain dengan Cina, Indonesia menjalin kerja sama vaksin Covid-19 dengan perusahaan teknologi G-24 asal Uni Emirat Arab (UAE) pada pertengahan Agustus dengan memasok 10 juta dosis vaksin melalui kerja sama dengan PT Kimia Farma. Kemudian masih ada 100 juta dosis vaksin Covid-19 yang diproduksi AstraZeneca diharapkan dapat dilakukan pengiriman pertama pada kuartal kedua 2021.

Baca Juga :   Menag Yaqut : Ingin Kemenhub Dan Kemenkes Samakan Prokes Di Pelaksanaan Ibadah Haji 2021

Pada saat yang sama Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman juga mengembangkan vaksin Merah Putih sebagai vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yang berbeda dengan vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Tempo.co

Bagikan :
error: Content is protected !!