14 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Semua Negatif, Petugas dan Relawan di Posko Utama Merapi Jalani Tes Covid-19.

Realita Indonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan tes Covid-19 kepada 96 petugas dan relawan Posko Utama BPBD Sleman di Pakem. Tes dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 dalam penanganan bencana erupsi Gunung Merapi.

“Swab antigen bagi petugas dan relawan di Posko Utama Pakem ini kani lakukan kemarin (Rabu 2/12). Dari 96 petugas dan relawan yang dites, semuanya hasilnya negatif,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (3/12).

Menurut dia, tes swap antigen ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman untuk memastikan seluruh petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat bencana erupsi Merapi tidak terinfeksi COVID-19.

Baca Juga :   Pesawat Boeing 737 Max telah kembali.

“Petugas dan relawan ini yang terjun menangani pengungsi yang ada di barak pengungsian Glagaharjo, jadi mereka harus dipastikan negatif Covid-19 agar tidak terjadi penularan di barak pengungsian,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto, mengatakan pihaknya mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa 2.500 unit swab antigen.

“Dalam kunjungan Kepala BNPB ke barak pengungsian Glagaharjo beberapa waktu lalu, kami mendapat bantuan 2.500 swab antigen. Swab Antigen ini untuk tes cepat petugas dan relawan yang bertugas dalam penanganan tanggap darurat bencana erupsi Merapi,” katanya.

Ia mengatakan, selain untuk petugas dan relawan, swab antigen ini juga untuk tes cepat jika ada tamu atau kunjungan pihak terkait ke barak pengungsian Glagaharjo.

Baca Juga :   Lewat Pengembangan Shale Oil, Migas Non Konvesional Didorong Agar Lebih Luas

“Misalnya seperti kemarin kunjungan Kepala BNPB, atau kunjungan Komisi VIII DPR RI, semua yang datang harus dilakukan swab antigen,” katanya.

Bantuan swab antigen dari BNPB tersebut seluruhnya diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman untuk pengelolaannya.

“Semua diserahkan ke Dinkes Sleman, karena baik teknis maupun prosedurnya, dinkes yang lebih paham. Jika kami membutuhkan swab antigen tinggal koordinasi dengan Dinkes Sleman,” katanya.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!