15 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Selama Pandemi Covid-19, Penjualan E-Sport Melambung Tinggi Kata Wamendag

Realita Indonesia – Berbeda dengan kebanyakan industri pada umumnya, industri game online (e-sport) malah membukukan kenaikan penjualan selama pandemi Covid-19. Hal tersebut dinyatakan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga yang mengutip data World Economic Forum yang menunjukkan e-sport telah berhasil membawa industri game online ke tingkat yang lebih tinggi selama pandemi.

“Niko Partners menyebutkan 90 persen pemain game di Asia Tenggara dan Taiwan menekuni game bertema e-sport,” kata Jerry dalam keterangan tertulisnya pada ajang Gamescom Asia, Selasa, 17 November 2020. “Saya menawarkan solusi untuk menangkap fenomena ini untuk menjadikannya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan ekspor nasional.”

Dalam ajang Gamescom Asia 2020, delapan negara terpilih untuk menjadi highlight Gamescom Asia tahun ini. Indonesia merupakan salah satunya karena mempunyai pasar game online terbesar di Asia Tenggara dan menempati rangking 16 dunia.

Baca Juga :   Bagi Kamu Yang Belum Kerja Tapi Pengen Buat NPWP,Dengan Mudah Dan Praktis, Gini Nih Caranya

CEO Anantarupa, Ivan Chen, yang merupakan pengembang game online lokal Lokapala membagikan kiat-kiatnya dalam menjalankan bisnis ini. Lokapala adalah sebuah game e-sport pertama dari Indonesia juga satu-satunya game e-sport dari Asia Tenggara.

Lokapala resmi diluncurkan pada bulan Mei 2020 lalu. Dengan adanya Lokapala, seakan mematahkan asumsi bahwa pengembang Indonesia tidak mampu bersaing dengan negara-negara adidaya dalam industri game, seperti Cina dan Korea, dan menjadi jawaban bagi tantangan global tersebut.

Adapun Lokapala dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor bersama dengan pelaku industri konten lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Cipta Kreasi Indonesia (Cakra).
Data dari Indonesia Esports Premier League (IESPL) pada 2019 menunjukkan Indonesia menempati peringkat 12 di pasar gaming dunia, dengan total pemain game aktif sebanyak 62,1 juta orang.

Baca Juga :   'Salah Satu Hambatan Peradaban Berpikir Sempit Terhadap Perubahan' Kata Wapres Ma'ruf Amin

Secara keseluruhan pada tahun 2019 industri ini menghasilkan pendapatan US$ 1,04 miliar. Dari hasil pengembangan satu game saja bisa menghasilkan US$ 1 juta.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Tempo.co

Bagikan :
error: Content is protected !!