17 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan, Lebih Cepat Lebih Baik Ungkap Ketua Nahdlatul Ulama

Realita Indonesia – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar, Hasan Nuri Hidayatullah, menilai, pengesahan RUU Larangan Minuman Beralkohol (Minol) menjadi UU akan lebih baik untuk dipercepat.

“Karena semua sepakat bahwa minuman beralkohol membahayakan. Jika memandang sudut pandang ini, maka lebih cepat lebih bagus (disahkan dari RUU menjadi UU) dengan tanpa mengurangi ketelitian dan kecermatan pada sisi tertentu sehingga aman dari sisi hukum,”ungkap Hasan.

Menurut dia, harus telitian dan cermat yang dimaksudnya adalah mengenai sanksi kurungan dan denda yang di kenakan. Juga berkaitan dengan jenis-jenis minuman yang dimasukkan dalam RUU tersebut. Sehingga tidak ada celah-celah hukum untuk dilanggar atau dipersoalkan.

Baca Juga :   Ini Perlengkapan Ujian yang Harus Dipersiapkan Jelang H-2 UTBK-SBMPTN 2020

“Pandangan saya dari sudut agama dan ke masyarakatan sangat mendukung jika semua dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat kita,” terangnya.Di bagian lain, Ketua Lembaga Dakwah Pemuda KNPI Jawa Barat sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Minnatul Huda Plered, Purwakarta, Nizar Maulana Malik, menyatakan, RUU tersebut cukup bagus. Akan tetapi perlu juga ada dorongan untuk membentengi akhlaq. Sebab, dengan adanya ancaman pidana atau denda bukan berarti tidak ada pelanggaran.

“Dalam ushul fiqih juga ada kaidah menghilangkan kemudharatan itu lebih didahulukan daripada mengambil sebuah kemaslahatan. Larangan minol penting, tapi juga membentengi akhlak lebih penting. Ilustrasi saja, meski di pesantren sudah ditutup pintu gerbang, tetap saja ada santri yang loncat pagar. Tapi minimal sudah ada benteng atau pintu gerbang yang berdiri untuk melindungi para santri,”pungkas dia.

Baca Juga :   Anies Baswedan : Fase Mengundang, Soal Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Tanah Abang

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Sindonews.com

Bagikan :
error: Content is protected !!