12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

RI Dinilai Tak Kalah Dari Negara Lain Soal Inovasi Alat Kesehatan Penanganan Covid-19

Realita Indonesia – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung riset dan pengembangan alat-alat kesehatan (alkes), obat, dan vaksin untuk Covid-19 (virus Corona). Pemerintah diminta menjembatani peneliti dengan industri hingga produknya digunakan oleh masyarakat luas.

Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) mengungkapkan ada 61 inovasi yang dilakukan perguruan tinggi dan stakeholder lain untuk menangani pandemi Covid-19. Inovasi-inovasi itu, antara lain, alat pendeteksi Covid-19 atau GeNose yang diciptakan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan ventilator yang dikembang Institut Teknologi Bandung (ITB).

Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mengatakan pihaknya mendorong kemandirian bangsa Indonesia dalam memproduksi alat-alat yang dibutuhkan untuk menangani pandemi Covid-19. Komisi IX meminta serius menganggar dana untuk berbagai riset yang dilakukan anak bangsa.

Baca Juga :   Yuk Beramal Jariyah! Bantu Menyelesaikan Mesjid Nurul Hidayah

Kurniasih mengungkapkan Komisi IX sudah pernah mengundang dan mendengarkan paparan dari ITB, Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. “Keluhan dari teman-teman akademisi ini sudah berkarya, tetapi tidak dioptimalkan atau dimanfaatkan,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan ventilator besutan ITB itu masih sedikit yang memesan. Pemerintah, seharusnya, mendorong alkes dari perguruan tinggi ini digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dia meminta hasil penelitian dan inovasi teknologi ini hanya berhenti di kampus atau di ruang-ruang laboratorium. Para akademisi atau para peneliti membutuhkan bantuan pemerintah untuk dipertemukan dengan industri sehingga karya ciptanya bisa diproduksi massal.

Baca Juga :   Ombudsman Membeberkan Hasil Investigasi Kesiapan APD Jelang Pilkada.

“Harus didorong menggunakan produk sendiri. Ini waktu untuk bangkit. Kita enggak kalah hebat dengan negara-negara lain,” pungkasnya.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : sindonews.com

Bagikan :
error: Content is protected !!