24 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Reshuffle Kabinet Diprediksi Bakal Dipercepat, Terkait Korupsi Yang Dilakukan Juliari Dan Edhy

Realita Indonesia – Kasus suap yang menjerat dua menteri diyakini bakal mempercepat rencana reshuffle kabinet . Penangkapan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara bisa menjadi pintu masuk yang masuk akal.

”Soal kapan reshuffle-nya, paling tepat akhir tahun ini, setelah Pilkada atau awal tahun 2021,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin.

Diketahui penangkapan Edhy Prabowo dan Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terjadi hampir dua pekan belakangan. “Jika dua menteri sudah terciduk KPK, Jokowi seharusnya lakukan reshuffle. Ini soal harga diri sebagai presiden sebagai komandan para menteri-menteri,” ungkapnya.

Ujang menjelaskan, jika menterinya banyak yang korupsi, maka harus diganti. Namun, dia mengakui bahwa reshuffle merupakan urusan Presiden Jokowi. “Bisa ada dan bisa juga tak ada. Bisa terjadi dan bisa juga tak terjadi semua bergantung Jokowi yang pemilik otoritas tertinggi,” ujarnya.

Baca Juga :   Peringati Hari Perawat : Perjuangan Di Garda Terdepan Hingga Titik Penghabisan

Edhy Prabowo menjadi salah satu dari tujuh tersangka kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster. Sementara Mensos Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : Sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!