26 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Puluhan pengungsi Merapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menjalani uji swab dalam beberapa hari terakhir.

Realita Indonesia – Puluhan pengungsi Merapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menjalani uji swab dalam beberapa hari terakhir. Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budianto memaparkan, swab test dilakukan terhadap 26 pengungsi di Desa Balerante dan 15 orang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang.

“Hasil swab terhadap 26 pengungsi di Desa Balerante keluar kemarin sore, semua negatif,” ujar Anggit, Kamis (19/11).

Sementara itu, ada 14 pengungsi Desa Tegalmulyo yang dilakukan tes swab.

“Untuk Tegalmulyo baru dikirim hari Senin. Hasilnya belum keluar. Mungkin nanti sore, mudah-mudahan negatif,” katanya.

Pihaknya akan mengefektifkan seluruh program dengan mengadakan rapid test untuk semua pengungsi. Dinkes Klaten juga akan berkoordinasi dengan BDPD untuk keperluan tersebut.

Baca Juga :   Komplotan Pencuri Hewan Ternak yang Meresahkan di Cianjur Ditangkap Polisi

“Kalau BPBD sepakat, kita akan rapid test seluruh pengungsi. Kalau ada yang reaktif, kita langsung swab. Sehingga swab tidak perlu dilakukan untuk seluruh pengungsi,” jelasnya.

Dinkes mengapresiasi BPBD yang telah menyediakan lokasi pengungsian yang memenuhi standar. Para pengungsi juga sudah dilakukan pemisahan dan pengaturan jarak antara yang satu dengan lain. Ia juga bersyukur kondisi pengungsian saat ini semakin membaik dengan adanya penyekatan penyekatan.

“Kami juga mengapresiasi proses mobilisasi pengungsi. Mereka ini masih memungkinkan ketemu dengan orang lain. Terutama untuk pengungsi yang sering naik ke puncak untuk mencari pakan ternak atau bertemu relawan dan lainnya. Semua selalu menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga :   Di Boyolali Terjadi Hujan Tepat Di Lereng Gunung Merbabu, Memicu Tanah Bergerak

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!