Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan, Walau Pandemi Covid-19 Berakhir

Realita Indonesia – Perilaku manusia diprediksi akan berubah meskipun pandemi Covid-19 (virus Corona) perlahan hilang. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan protokol kesehatan Covid-19 akan tetap berlaku meskipun vaksin sudah ditemukan.

Sekjen PHRI Maulana Yusran menerangkan beberapa hal yang akan berubah dari perilaku pelancong, serta pengguna jasa hotel, serta restoran. Pertama, protokol kesehatan Covid-19 akan berjalan dalam waktu yang panjang.

“Vaksin enggak jamin melepas protokol. Ini akan ada perubahan pola traveller. Memang yang namanya wisata alam akan menjadi favorit. Indonesia punya potensi di alam,” kata Maulana.

Wisata alam ini menurutnya, akan membuat Indonesia tetap menjadi destinasi wisata baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Tinggal, pemerintah pusat, daerah, pengelola, dan masyarakat menjaga dan melestarikan keindahan alam itu.

Baca Juga :   Resep Hari Ini : Mie Ayam Kangkung

Indonesia memang punya sajian lengkap untuk para pelancong, mulai dari wisata budaya, sejarah, kuliner, pantai, hingga gunung. Wisata belanja untuk oleh-oleh khas lokal pun sudah tumbuh di sentra-sentra wisata.

“Yang namanya wedding dan exhibition masih (ada),” ucapnya.

Pagebluk Covid-19 membuat bisnis penginapan dan restoran terpuruk. Maulana Yusran mengusulkan agar pemerintah memberikan keleluasan bagi pelaku usaha yang sudah menjalankan protokol kesehatan untuk menjalankan bisnisnya.

Dia secara tidak terbuka menyatakan tidak setuju dengan penggunaan istilah klaster. Baginya, jika dilakukan pelacakan dan testing secara masif pasti ada yang positif Covid-19. Apalagi sekarang banyak orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga :   Resep Hari Ini : Nasi Bakar Bumbu Jontor

“Sekarang masalah mengubah pola hidup di masyarakat merupakan hal yang utama. Kalau kita bicara klaster, enggak ada habisnya,” pungkasnya.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!