12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Presiden Minta untuk Waspada, Indikator Kasus Covid-19 Naik.

Realita Indonesia – Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya untuk waspada dengan indikator kenaikan angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia. Kendati persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata dunia, tetapi terjadi kenaikan dibandingkan dengan pekan-pekan sebelumnya.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas untuk membahas laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (30/11).

Persentase kasus aktif di Indonesia berada di angka 13,3 persen. Angka itu setara dengan jumlah 71.420 kasus aktif, dari keseluruhan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang mencapai 538.883 kasus.

Meskipun persentase tersebut masih lebih baik dari angka rata-rata dunia yang masih di kisaran lebih dari 20 persen, persentase kasus aktif di Indonesia pada saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang rata-rata di kisaran 12 persen. Pada pekan lalu, persentase kasus aktif positif Covid-19 di Indonesia berada di angka 12,78 persen.

Baca Juga :   Selebgram Helena Dapet Vaksin, Respon Wagub DKI : Kami Akan Cek Kenapa Dapat

Jokowi juga mengingatkan jajarannya di daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota untuk memegang penuh kendali di wilayah masing-masing mengenai penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah. Para kepala daerah dalam hal ini bertugas untuk memberi perlindungan kepada warganya.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujar Jokowi.

Berdasarkan data terkini dan melihat angka-angka kasus aktif, kesembuhan, kematian, dan beragam indikator lainnya, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk memberi perhatian ekstra bagi upaya penanganan di dua wilayah, yakni Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Kedua wilayah tersebut mengalami peningkatan kasus pada beberapa waktu belakangan ini.

Baca Juga :   Menkeu Sri Mulyani Beri Usul Soal Perubahan Tarif PPnBM Mobil Listrik

“Saya ingin ingatkan bahwa ada dua provinsi yang menurut saya perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua-tiga hari ini, peningkatannya drastis sekali, yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta,” tuturnya.

Demikian halnya dengan tingkat kesembuhan pasien yang pada minggu lalu berada di angka 84,03 persen, kini sedikit menurut di angka 83,44 persen. Penurunan tersebut disinyalir karena adanya peningkatan kasus-kasus di beberapa waktu belakangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga meminta kepada jajarannya mengenai perkembangan persiapan pelaksanaan vaksinasi dan pemulihan ekonomi secara nasional.

“Saya nanti juga minta kepastian mengenai vaksin dan mulainya vaksinasi,” katanya.

Sumber : CNN Indonesia

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!