Polisi Serpong Selidiki Pelaku Pencuri Motor yang Tewas Dikeroyok

Realita Indonesia – Seorang pria berinisial F tewas dikeroyok massa setelah dipergoki hendak mencuri motor di Serpong, Tangerang Selatan. Polisi kini menyelidiki pengeroyokan yang menewaskan F itu.

“Iya betul (pengeroyokan diselidiki),” ujar Kanitreskrim Polsek Serpong Iptu Lutfi Hayata.

Luthfi mengatakan, pihaknya saat ini masih mengumpulkan saksi-saksi untuk mencari pelaku pengeroyokan tersebut. Sejauh ini sudah ada 3 orang saksi yang dimintai keterangan polisi.

“Ya kita masih penyelidikan. Sementara sampai sekarang pengumpulan-pengumpulan data-data dan saksi dulu. Tiga saksi,” ucap Lutfi.

Sebelumnya diberitakan, satu dari dua orang pencuri sepeda motor di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, tewas setelah diamuk massa. Polisi mengatakan pencuri yang berinisial F tersebut dipergoki warga saat hendak melakukan aksinya.

Baca Juga :   Sang Legendaris Argentina Diego Maradona Meninggal Dunia: Ronaldo, Mbappe dan Kane Ucapkan Duka Cita

“Setelah sampai di Rumah Sakit Polri Kramat Jati ditangani oleh tim dokter yang ada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Kurang-lebih satu jam berikutnya pelaku ini dinyatakan meninggal dunia,” kata Supriyanto, Selasa (5/1/2021).Kapolsek Serpong Kompol Supriyanto mengatakan pelaku yang diamuk massa tersebut sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun F meninggal dunia.

Supriyanto mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga ihwal adanya dugaan pencurian kendaraan bermotor di Jalan Haji Jamad, Gang Rais, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Selasa (5/1) pagi.

Kala itu ada dua orang pelaku yang mencoba melakukan pencurian sepeda motor di sebuah kontrakan warga. F kemudian masuk untuk mengambil salah satu motor milik warga.

Baca Juga :   Berkat UU Ciptaker Diteken Pak Jokowi, Pengusaha Sebut Iklim Usaha Makin Kondusif

Karena kepergok, keduanya berusaha kabur dan meninggalkan motornya. Adapun barang bukti yang diamankan adalah satu kendaraan roda dua milik pelaku, satu kendaraan milik korban, dan satu kunci leter T milik pelaku.

Sumber: detik.com

Editor: Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!