Perihal Reshuffle Kabinet, Apa Bisa Bawa Buruh Lebih Sejahtera?

Realita Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menanggapi hasil reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Dirinya tidak berharap banyak bahwa reshuffle akan membawa perubahan dan kesejahteraan bagi buruh dan perekonomian Indonesia.

Iqbal bilang, Menaker dinilai kurang kompeten dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini karena, baginya, hingga saat ini tidak bisa mensejahterakan dan melindungi buruh. Apalagi, di saat pandemi Covid-19 banyak buruh yang kehilangan pekerjaannya.

Dia tak puas dengan kinerja Ida karena menilai Menaker tak paham dengan dunia ketenagakerjaan. Selain itu, ia juga menyebut selama kepemimpinan Ida tak ada arah yang jelas kepada buruh. Sehingga, setahun pertamanya menjabat Ida dicap jeblok oleh KSPI.

“Menaker yang menurut KSPI sangat jeblok, yang tidak memahami dunia tenaga kerja harusnya di-reshuffle tapi sayangnya tidak. Ini tanpa kepentingan apapun dari KSPI, hanya melihat kinerja Menaker,” tegas Iqbal, di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Baca Juga :   A good Record Of The Texas holdem And Swimming pool

Secara umum, Iqbal menilai reshuffle Kabinet Indonesia Maju tidak berdampak positif atau memberi optimisme, karena tidak menjawab tiga tantangan utama yang dihadapi buruh.

Ketiga tantangan yang dimaksud adalah pandemi Covid-19, ledakan pemutusan hubungan kerja (PHK), dan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

“Bagi kami reshuffle kabinet yang lalu tidak memberikan dampak positif apapun, tidak memberikan inspirasi apapun, dan tidak memberikan rasa optimisme,” ujar Said.

Kementerian yang mengalami penyegaran adalah Kementerian Perdagangan, Kementerian Sosial, Kementerian KKP, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Agama.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : Liputan6.com
Bagikan :

Next Post

Di Awal Januari 2021, Penyaluran Bansos Tunai Sudah Disiapkan Kemensos

Rab Des 30 , 2020
Realita Indonesia – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan pihaknya siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) tunai pada awal Januari 2021. Bansos pada tahun ini seluruhnya dalam bentuk uang tunai, termasuk wilayah Jabodetabek yang sebelumnya mendapatkan dalam bentuk sembako. “Kita siap salurkan bansos tunai di awal Januari 2021,” ujar Hartono dalam webinar […]

Breaking News

error: Content is protected !!