12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Pengusaha Sawit RI Tidak Akan Mendapatkan Keuntungan Meski Joe Biden Menang Di Pilpres AS

Realita Indonesia – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance atau Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan pengusaha sawit di Indonesia perlu waspada seandainya Joe Biden memenangi Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan kebijakan Biden akan berfokus pada ekonomi ramah lingkungan.

“Biden merupakan sosok antitesis Trump (Presiden AS Donald Trump) khususnya dalam kebijakan lingkungan hidup,” tutur Bhima saat dihubungi pada Kamis, 5 November 2020.

Kebijakan Biden kelak ditengarai akan menghambat ekspor komoditas energi Indonesia berbasis fosil dan kelapa sawit lantaran dianggap tak ramah lingkungan. Dengan begitu, hambatan non-tarif dalam bidang perdagangan akan muncul, yakni hal-hal yang meliputi pemenuhan standar lingkungan.

Baca Juga :   Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur, Kenapa?

Bhima memperkirakan standar lingkungan untuk perdagangan energi global kelak bakal diperketat. Karena itu, ia meminta produsen sawit mempersiapkan kondisi ini. “Produsen sawit harus bersiap-siap,” ucap Bhima.

Meski demikian di sisi lain, Bhima mengatakan seandainya Biden menang, situasi ini akan menguntungkan Indonesia. Sebab, keran ekspor Indonesia akan pulih terutama dalam hal pengiriman komoditas ke AS. Ekspor bahan baku ke Cina pun akan membaik lantaran tensi perang dagang global mereda.

Adapun dalam hal stimulus, Biden dinilai lebih pro terhadap kelas menengah AS yang merupakan pasar besar produk garmen dan alas kaki dari Indonesia. “Berbeda dengan Trump yang pro terhadap keringanan pajak bagi kelas atas/elite,” ucapnya.

Baca Juga :   Presiden RI sebut Ada Vaksin Covid-19 Gratis dan Berbayar

Penggelontoran stimulus di AS yang lebih besar digadang-gadang mampu mempercepat pemulihan ekonomi global. Tak hanya itu, Biden juga dinilai menaruh perhatian terhadap penanganan Covid-19 yang lebih serius dengan pendekatan sains. Hal ini, tutur Bhima, menjadi kabar baik bagi masyarakat dunia agar pandemi bisa segera ditekan di AS.

Hasil sementara perhitungan suara elektoral dalam Pilpres AS menunjukkan calon pemimpin dari Partai Demokrat, Biden, mengungguli pesaingnya, yakni inkumben Donald Trump dari Partai Republik. Hingga Kamis, 5 November 2020, Biden mengantongi 264 suara elektoral, sedangkan Trump memperoleh 214 suara elektoral.

Perhitungan suara terus bergerak sejak pemilihan digelar pada 3 November lalu. Tercatat hanya kurang dari lima negara bagian yang belum menyelesaikan perhitungannya hingga Kamis pagi.

Baca Juga :   Vaksin Sinovac Didistribusikan Ke 13 Provinsi Hari Ini

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Tempo.co

Bagikan :
error: Content is protected !!