28 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Pegawai Tak Tetap dan 800 Guru di Gunungkidul Terima Insentif.

Realita Indonesia – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan insentif kepada 800 guru dan pegawai tidak tetap dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Sekitar 800 guru honorer mendapatkan insentif sekitar Rp800 ribu per bulan. Insentif ini memang belum menyasar ke seluruh honorer, tapi kami terus berusaha walau belum sesuai dengan harapan,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid di Gunungkidul, Kamis (26/11).

Menurut Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto, guru tidak tetap mendapat insentif Rp800 ribu per bulan dari pemerintah setelah ada surat keputusan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga mengenai guru pengganti.

Sebelum ada surat keputusan itu, ia mengatakan, guru tidak tetap hanya menerima upah antara Rp150 ribu sampai dengan Rp350 ribu per bulan.

Baca Juga :   Parpol PDIP Pinta Anies Untuk Mengevaluasi Rumah DP Nol, Karena Dirut Sarana Jaya Jadi Tersangka Di KPK

“Ada peningkatan (pendapatan) walaupun belum sesuai harapan dan belum semua ter-cover (tercakup),” jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan, jumlah total guru dan pegawai tidak tetap di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri Gunungkidul sekitar 1.600 orang namun baru 800 orang di antaranya yang mendapat insentif Rp800 ribu per bulan dari pemerintah.

“GTT (guru tidak tetap) sisanya ini besaran upah menyesuaikan keuangan sekolah, termasuk PTT (pegawai tidak tetap) selama belum tersentuh regulasi apapun dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Aris mengatakan, jumlah guru dan pegawai tidak tetap di Gunungkidul sudah berkurang dari sebelumnya 2.000 menjadi sekitar 1.600, antara lain karena sebagian sudah menjadi pegawai negeri dan beralih profesi.

Baca Juga :   Hadiah Natal Terbaik untuk Masyarakat AS di Tengah Pandemi Corona, Dua Vaksin COVID-19.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!