Pasar Indonesia Diprioritaskan Pemodal Usaha Ventura Asal Tiongkok, Mereka Mulai Fokus Ke Pasar RI

Realita Indonesia – Pemodal ventura asal Tiongkok dilaporkan mulai beralih untuk fokus ke pasar Indonesia, setelah India mulai membatasi investasi dari Tiongkok. Keputusan ini merupakan buntut dari polemik politik yang terjadi antara Tiongkok dan India.

Dikutip dari Financial Times, Rabu (2/12), salah satu modal ventura yang menyatakan akan mulai fokus berinvestasi di Indonesia adalah Shunwei Capital. Modal venturaini dibangun oleh Xiaomi dan BAce Capital yang didukung oleh Ant Group.

Salah satu pendiri Shunwei Capital, Tuck Lye Koh, menuturkan pihaknya memang kini memang tengah berencana melakukan sejumlah kesepakatan investasi di Indonesia. Dia juga menuturkan saat ini tidak akan melakukan investasi baru di India dan fokus pada portofolio perusahaan yang sudah ada.

Baca Juga :   Indonesia Butuh Cadangan Energi Hingga 1 Juta Barel, Ungkap Menteri ESDM

Sumber lain yang mengetahui rencana BAce Capital ini juga mengonfirmasi rencana untuk mengalihkan investasi ke Indonesia, meski kemungkinan tidak akan terlalu aktif.

Indonesia Pasar Serius

Selain Shunwei Capital, model ventura Tiongkok lain juga menuturkan Indonesia memang kini menjadi pasar di Asia Tenggara yang memerlukan perhatian serius setelah India menutup akses investasi dari negara mereka.

Sebagai informasi, venture capital dan investor teknologi asal Tiongkok disebut turut berperan membuat perusahaan teknologi booming di India. Banyak dari investor yang berinvestasi ke perusahaan startup kenamaan India, seperti Paytm, Zomato, dan Byju.

Namun sejak tahun ini, pemerintah India mulai membatasi investasi yang dilakukan investor asal Tiongkok, terutama dari upaya akusisi. Tidak hanya itu, baru-baru ini, ada 43 aplikasi asal Tiongkok yang masuk dalam daftar hitam India.

Baca Juga :   Untuk Wujudkan Merdeka Belajar, Menteri Nadiem Perpanjang KIP Kuliah 2021

Di sisi lain, startup Indonesia memang sedang menjadi pasar investasi menarik di Asia Tenggara. Hal itu dapat dilihat dari sejumlah perusahaan besar seperti Facebook, PayPal, hingga Google yang berinvestasi tahun ini.

Editor : Realita Indonesia 

Sumber : merdeka.com

 

Bagikan :
error: Content is protected !!