Pangdam Jaya Tanggapi Kritikan Soal TNI Turunkan Baliho Rizieq Shihab

Realita Indonesia – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyampaikan, pihaknya tidak begitu saja menurunkan baliho Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Ada rangkaian peristiwa yang menyebabkan penertiban itu dilakukan.

“Yang mengkritik itu tidak tahu perjalanannya, ceritanya, bagaimana penurunan baliho,” tutur Dudung di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11).

Menurut Dudung, penurunan baliho itu sudah dilakukan sekitar dua bulan lalu oleh Satpol PP dengan pengamanan dari TNI Polri. Namun, petugas dihadang oleh massa FPI.

“Udah didemo, disuruh masang lagi. Lah emang dia siapa? Dia ini siapa? Organisasi apa? Pemerintah yang jelas-jelas Satpol PP kok. Pemerintah itu jelas organisasinya, struktur sudah jelas, kok bisa takut sama mereka. Mereka itu siapa?” kata Dudung.

Baca Juga :   Timnas U19 Tetap Diapresiasi, Walau Kalah Dari Bosnia

Atas dasar itu, prajurit TNI kemudian turun langsung melakukan penertiban penurunan baliho. Meski ada kritikan, lanjut Dudung, lebih banyak dukungan yang datang dari masyarakat atas upaya tersebut.

“Saya tidak ingin ada keresahan-keresahan yang membuat aturan-aturan dia sendiri, ini negara hukum, harus ada ketetapan hukum yang benar,” Dudung menandaskan.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!