Mengkhawatirkan, Kapasitas di Wisma Atlet Kemayoran Hanya Tersisa 13 Persen

realitaindonesia.com, JAKARTA — Ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, makin menipis. Kini, hanya tersisa 992 tempat tidur atau 13,42 persen dari total kapasitas di RSDC Wisma Atlet.

“Update RSDC pagi ini mengkhawatirkan. Waspada!!!” kata Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut Muhammad Arifin, kepada wartawan, Selasa.

Arifin turut memberikan data terbaru keterisian RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat ada penambahan 462 pasien.

Alhasil, kini ada 6.402 pasien Covid-19 yang dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran. Artinya, tingkat keterisiannya sudah 86,58 persen atau tersisa 13,42 persen karena RSDC Wisma Atlet Kemayoran berkapasitas 7.394 tempat tidur.

Baca Juga :   2 Warga Tulungagung Tewas Karena Petasan, Polisi Amankan 4 Kg Bubuk Mesiu

Tower 8 Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, sudah penuh oleh 1.569 pasien. Tower itu tidak lagi menerima pasien baru alias ditutup sejak Ahad (20/6) pagi.

Sedangkan Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara, mulai digunakan pada Senin (21/6). Empat tower di rusun itu bisa menampung 4.080 pasien.

Tingkat keterisian tempat isolasi terus naik seiring melonjaknya kasus baru Covid-19 di Jakarta sejak usai Lebaran. Dalam lima hari terakhir saja, tercatat kenaikan kasus baru selalu di atas empat ribu per hari. Dalam dua hari terakhir, kasusnya di atas 5.000.

 

Artikel ini telah tayang di :
https://www.republika.co.id/berita/qv33mv428/wisma-atlet-kemayoran-hanya-tersisa-13-persen-kapasitas

Bagikan :

Next Post

Kapasitas Daya Tampung TPA Rawa Kucing Sudah Jauh Terlampaui, Masyarakat Dalam Ancaman Penyakit Hingga Banjir

Sel Jun 22 , 2021
realitaindonesia.com, TANGERANG — Tumpukan sampah yang menggunung di tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten menjadi pemandangan warga sekitar sehari-hari. Gunungan sampah itu tidak hanya secara visual mengganggu penglihatan, tetapi juga memberi dampak yang luas terkait kualitas hidup masyarakat di […]

Breaking News

error: Content is protected !!