13 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Mengenali Pencemaran Lingkungan: Pengertian, Hingga Jenis dan Dampaknya

realitaindonesia.com – Pencemaran merupakan perubahan yang tak dikehendaki dari lingkungan yang sebagian besar akibat dari kegiatan manusia. Perubahan ekosistem dapat berupa perubahan fisik, kimia, atau perilaku biologis yang akan mengganggu kehidupan manusia, spesies, biota bermanfaat, proses-proses industri, kondisi kehidupan, dan aset kultural.

Selain perubahan ekosistem akibat kegiatan manusia yang merusak atau menghamburkan secara sia-sia sumber daya yang ada di di alam.

Sedangkan menurut Undang-Undang No.23 tahun 1997, pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitas lingkungan menurun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

Sumber pencemaran adalah setiap kegiatan yang membuang bahan pencemar. Di mana bahan pencemar tersebut dapat berbentuk padat, cair, gas, atau partikel tersuspensi dalam kadar tertentu ke dalam lingkungan, baik melalui udara, air maupun daratan yang pada akhirnya akan sampai pada manusia.

Pahami lebih jauh mengenai pencemaran lingkungan, berikut informasinya telah dirangkum dari Liputan6.com dan e-journal.uajy.ac.id.

Pengertian Pencemaran Lingkungan

Istilah pencemaran sebagai salah satu istilah teknis dalam bahasa Indoensia adalah merupakan suatu istilah yang baru. Dalam kamus-kamus lama seperti Kamus W.J.S Poerwadarminta, memang ada dijumpai istilah seperti cemar, mencemarkan, tercemar dan sebagainya. Tetapi kata pencemaran tidak dijumpai.

Baca Juga :   Rumah Toko Service Elektronik di Bandung Terbakar, Satu Orang Terluka

Istilah ini mulai dipergunakan sejak tahun 1970. Di mana menurut Dr. Aprilani Soegiarto istilah “pencemaran” itu mulai digunakan untuk pertama kalinya guna menterjemahkan arti istilah asing “pollution” pada Seminar Biologi II di Ciawi Bogor tahun 1970.

Secara mendasar dalam pencemaran terkandung pengertian pengotoran (contamination) dan pemburukan (deterioration). Pengotoran dan pemburukan terhadap sesuatu semakin lama akan kian menghancurkan apa yang dikotori atau diburukkan sehingga akhirnya dapat memusnahkan setiap sasaran yang dikotorinnya.

Menurut Otto Soemarwoto menguraikan bahwa jika dilihat dari segi ilmiah suatu lingkungan disebut sudah cemar bisa memiliki beberapa unsur. Unsur-unsur tersebut adalah:

  1. Jika suatu zat, organisme atau unsur-unsur yang lain (seperti gas, cahaya, energi) telah tercampur (terintroduksi) ke dalam sumber daya/lingkungan tertentu.
  2. Karenanya menghalangi/mengganggu fungsi atau peruntukkan dari pada sumber daya/lingkungan tersebut.

Dari salah satu syarat atau unsur dari kedua tersebut tidak terpenuhi, maka belum bisa dikatakan telah terjadi pencemaran. Andai saja suatu zat telah tercampur pada air minum, tetapi tidak sampai mengganggu kesehatan atau kegunaan lainnya, maka hal itu tidaklah sebagai pencemaran.

Jenis-Jenis Pencemaran dan Dampaknya

1. Pencemaran Air

Pencemaran air adalah macam-macam pencemaran lingkungan di mana masuknya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu.

Baca Juga :   Maret 2021, Akan Dibuka Pendaftaran Beasiswa LDPD!

Ada banyak jenis-jenis pencemaran lingkungan pada air yakni membuang sampah ke sungai yang dapat mencemari air dan mengganggu makhluk hidup air yang lain.

Selain itu membuang sampah sembarangan juga dapat memicu banjir. Penggunaan pupuk yang berlebihan, pembuangan limbah sembarangan baik limbah rumah tangga maupun limbah pabrik, dan penggunaan racun dan bahan peledak juga dapat mencemari lingkungan khususnya pada air.

2. Pencemaran Udara

Pencemaran udara adalah pencemaran yang diakibatkan oleh kegiatan manusia, baik disengaja atau tidak yang memengaruhi kualitas udara. Adapun jenis-jenis pencemaran lingkungan pada udara adalah asap kendaraan, sektor industri yang menyebabkan polusi, kebakaran hutan, produksi energi listrik hingga pertanian yang menggunakan zat kimia.

3. Pencemaran Cahaya

Pencemaran lingkungan jenis ini barang kali paling banyak dianggap remeh. Padahal pencemaran cahaya ini dapat membuat siklus alami tumbuhan dan hewan menjadi terganggu. Hal ini nantinya juga bakal berdampak buruk terhadap manusia, karena penurunan kualitas tumbuhan dan hewan dapat juga memengaruhi kualitas udara hingga ketersediaan makanan bagi manusia.

Penyebab pencemaran lingkungan yang satu ini adalah cahaya atau sinar. Cahaya yang merupakan polutan adalah cahaya buatan manusia, yang berasal dari lampu-lampu. Intensitas tinggi dari cahaya buatan tersebut akan membuat langit malam menjadi terang sehingga mengganggu ekosistem. Hal ini biasanya terjadi di kota-kota besar.

Baca Juga :   'Pemulihan Ekonomi Nasional Harus Dimulai dari Sektor UMKM' Ungkap Airlangga

4. Pencemaran Suara

Pencemaran lingkungan ini berupa suara yang mengganggu aktivitas manusia dan merusak pendengaran yang meliputi suara kendaraan bermotor yang menimbulkan kebisingan dan gangguan pendengaran. Selain itu ada juga pencemaran udara yang disebabkan industri pabrik.

5. Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah merupakan keadaan di mana adanya berbagai bahan substansi kimia yang masuk ke dalam lapisan tanah sehingga mengubah struktur dan lingkungan di dalam tanah. Adapun jenis-jenis pencemaran tanah adalah pencemaran tanah organik seperti pestisida yang sulit terurai, pencemaran anorganik yang disebabkan oleh garam-garaman, nitral, posfat dan logam berat.

Selain itu, ada juga pencemaran mikrobiologis yang disebabkan oleh air buangan domestik, tangki septik, pipa riol (sewer) atau efluent pengolahan limbah yang tidak sempurna. Sementara itu jenis pencemaran tanah lainnya adalah pencemaran radioaktif yang dapat menimbulkan kanker dan tumor. Biasanya pencemaran lingkungan ini berasal dari bom atau reaktor nuklir.

Artikel ini telah tayang di :
https://www.merdeka.com/jabar/ketahui-pengertian-
pencemaran-lingkungan-berikut-jenis-dan-dampaknya-
kln.html?page=all

Bagikan :
error: Content is protected !!