Masyarakat Terdampak Banjir Berterima kasih Atas Layanan Jemput Bola DISDUKCAPIL

Garut, Realita indonesia.com – Salah satu program pemerintah kabupaten Garut dalam penanganan pasca,melalui Disdukcapil adalah layanan jemput bola ke daerah terdampak banjir.Seperti kita ketahui bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Garut pada 15 Juni 2022 lalu telah menimbulkan banyak dampak salah satunya yaitu hilangnya berkas atau dokumen yang dimiliki masyarakat atau dokumen kependudukan.

Guna memudahkan masyarakat kembali mendapatkan dokumen kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut telah menyelenggarakan kegiatan jemput bola untuk melakukan pelayanan administrasi yang mulai dilaksanakan pada tanggal 17 Juli lalu.

Kepala Disdukcapil Garut, Natsir Alwi,didampingi Sekdis Budi Dermawan Jum’at (29/7/2022), mengatakan, maksud dari agenda jemput bola ini dalam rangka melakukan update data, pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik serta penerbitan identitas kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana banjir, sehingga dapat memudahkan warga untuk mendapatkan bantuan sosial dengan adanya identitas kependudukan ini.

“Waktu pelaksanaan jemput bola ini berlangsung sejak tanggal 17 Juli 2022 – 28 Juli 2022, yang dilakukan di beberapa lokasi posko penyintas terdampak bencana banjir yang sangat besar antara lain Kecamatan Garut Kota, Kecamatan Tarogong Kidul, Kecamatan Bayongbong, dan Kecamatan Banjarwangi,” jelas Kadis Dukcapil Kabupaten Garut.

Natsir menambahkan, berdasarkan hasil rekapitulasi pelayanan administrasi yang telah dilakukan oleh Disdukcapil Garut, terdapat beberapa hasil antara lain 477 keping KTP, 17 keping Kartu Identitas Anak (KIA), 519 lembar Kartu Keluarga (KK), 364 Akta Kelahiran, dan 17 lembar Akta Kematian.

Dengan layanan seperti itu masyarakat khusus nya yang terdampak banjir merasa bersyukur, seperti yang dikatakan Pa Aceng Risnandi korban terdampak banjir disekitar Cimacan Tarogong Kidul ” Kami sangat bersyukur adanya pelayanan ini, jadi saya tidak bingung harus membuat KK dan KTP kami yang hilang terbawa banjir “pungkasnya.(Wa Oded)

Bagikan Artikel :

Next Post

Pejabat DPMD Garut Di Laporkan Ke MENPAN RB

Ming Jul 31 , 2022
Garut,Realita Indonesia.Com – Forum Komunikasi Masyarakat Antar Desa (FKMAD) Kabupaten Garut melayangkan Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Cq. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan. Surat dengan no: 03/FKMAD/VII/LDP/2022 tersebut dilayangkan karena salah seorang ASN […]
'