Masuk 3 Besar, UNTAR Menjadi Perguruan Tinggi Terbaik Di DKI Jakarta

Realita Indonesia –  Universitas Tarumanagara (Untar) memperoleh peringkat ke-3 dari 50 Perguruan Tinggi terbaik di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Provinsi DKI Jakarta 2020. Hasil ini berdasarkan hasil Klasterisasi Perguruan Tinggi tahun 2020.

Rektor Untar, Agustinus Purna Irawan secara khusus mengucapkan apresiasinya atas capaian ini. “Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua dosen, mahasiswa, karyawan, alumni, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas kegiatan tridarma perguruan tinggi di lingkungan Untar, sehingga dapat memperoleh capaian reputasi seperti saat ini,” kata Agustinus.

Sebelumnya, Untar diumumkan menempati peringkat ke-31 secara nasional dan ke-7 perguruan tinggi swasta. Hal ini, kata Agustinus, merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat yang telah mempercayakan berbagai kegiatan dan memilih Untar sebagai tempat melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Baca Juga :   Jangan Disepelekan, Ini 6 Gejala Tumor Otak Yang Kerap Tidak Disadari Oleh Kita

”Kami akan terus meningkatkan kualitas di berbagai bidang sehingga dapat mencapai prestasi yang lebih baik lagi di tahun mendatang,” kata rektor yang baru saja dipilih untuk kedua kalinya ini.

Ia menambahkan, khususnya berbagai kegiatan yang mengarah pada reputasi international. “Melalui kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, Untar siap masuk ke reputasi international,” lanjut Agustinus.

Direktur Jenderal Dikti (Dirjen Dikti), Kemendikbud, Nizam menjelaskan, bahwa tujuan utama klasterisasi perguruan tinggi berfungsi untuk menyediakan informasi kepada masyarakat umum tentang kualitas kinerja perguruan tinggi di Indonesia.

“Klasterisasi menyediakan landasan bagi pengembangan kebijakan pembangunan, pembinaan perguruan tinggi serta untuk mendorong perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :   Menurut Kadin, Ini 7 Terobosan Yang Diperlukan Untuk Atasi Covid-19

Terdapat empat aspek utama yang digunakan untuk menilai kinerja perguruan tinggi pada klasterisasi tahun ini. Antara lain mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek yang dicapai oleh perguruan tinggi (output), dan capaian kinerja jangka panjang perguruan tinggi (outcome).

Hal senada diungkapkan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Agus Setyo Budi. “Klasterisasi disusun untuk perbaikan berkelanjutan untuk kinerja masing-masing Perguruan Tinggi secara holistik,” tuturnya.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : Sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!