24 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Massa Buruh Demo Omnibus Law Dari DPR Pindah Ke Kemendikbud

Realita Indonesia – Massa buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan Komite Revolusi Pendidikan Indonesia (KRPI) yang melakukan demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja di DPR RI pindah ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mereka menolak liberalisasi pendidikan.

Massa bertolak dari DPR RI menuju Kemendikbud pada Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 13.39 WIB. Mereka berangkat menggunakan 3 mobil komando dan 1 bus. Massa juga ada menggunakan motor.

Massa buruh tiba di Kemendikbud sekitar pukul 14.02 WIB. Di lokasi mahasiswa dari beberapa universitas telah tiba lebih dulu. Ada pula perwakilan dari organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Federasi Pelajar Jakarta FIJAR.

Baca Juga :   Masih Lebih Baik dari China, AS dan Thailand, Sri Mulyani Pamer Rasio Utang RI

Massa buruh dan mahasiswa juga membawa spanduk bertuliskan tolak liberalisasi pendidikan. ‘Pelajar Bangkit Melawan Liberalisasi Pendidikan’.

Ada pula spanduk yang bertuliskan ‘Education Not For Sale’ dan ‘Sistem Kapitalisme Gagal Sejahterakan Rakyat! Omnibuslaw Cipta Kerja Pesanan Investor dan Oligarki’.

Koordinator Komite Revolusi Pendidikan Indonesia, Jarot menolak adanya liberalisasi pendidikan. Dia juga berharap pemerintah tidak membungkam pelajar untuk mengemukakan pendapat.

“Mendapatkan tindakan brutal bahkan aparat kepolisian melakukan intervensi terhadap dunia pendidikan agar melarang muridnya melakukan demonstrasi. Artinya hari ini dalam peringatan hari pelajar sedunia kita bukan hanya menolak segala bentuk privatisasi, kriminalisasi dan liberalisasi di sektor pendidikan,” kata Jarot saat melakukan orasi.

Baca Juga :   A good Helpline To Choose The Top Portable Gambling house Suspectsarrestedfraudrelatedcharges

“Pendidikan yang semestisnya memberikan hak berpendapat, berekspresi, tapi nyatanya melakukan pembungkaman demokrasi. Selama pandemi COVID-19 kita liat kawan-kawan kita di drop out dari kampus. Tapi Nadiem Makarim tidak melihat para pelajar-pelajar itu,” sambungnya.

Sumber : Detiknews

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!