Marzuki Alie Klaim Tidak Urus Perkara dan Pinjamkan Uang ke Hiendra Soenjoto, Diperiksa KPK.

Realita Indonesia – Senin, 16 November 2020 – 15:26 WIB. Diperiksa KPK, Marzuki Alie Klaim Tidak Urus Perkara dan Pinjamkan Uang ke Hiendra Soenjoto
Mantan Ketua DPR, Marzuki Alie mengklaim tidak pernah membantu pengurusan perkara tersangka pemberi suap Hiendra Soenjoto melawan Azhar Umar dan tidak pernah memberikan pinjaman uang ke Hiendra.

Realita Indonesia – Mantan Ketua DPR, Marzuki Alie mengklaim tidak pernah membantu pengurusan perkara tersangka pemberi suap Hiendra Soenjoto melawan Azhar Umar dan tidak pernah memberikan pinjaman uang ke Hiendra.

Marzuki Alie menyatakan dia telah diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka pemberi suap Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto terkait dengan suap pengurusan perkara kepada Nurhadi Abdurrachman selaku Sekretaris Mahkamah Agung periode 2012-2016. Marzuki mengakui pemeriksaannya terkait dengan kesaksian kakak Hiendra yang juga Direktur PT MIT Hengky Soenjoto saat Hengky bersaksi di persidangan Nurhadi dan Rezky Herbiyono (menantu Nurhadi).

Baca Juga :   Presiden Jokowi : Teken Peraturan Presiden Tentang Proyek Putar Kunci

“Diminta keterangan ada kasus penyuapan Pak Nurhadi. Iya (diperiksa karena disebut oleh Hengky). Kakaknya ngawur, enggak ada kita ngurusin kasus asal nyebut. Tunjukin aja buktinya transfer duit, mana tunjukin buktinya,” ujar Marzuki saat keluar lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Dia mengungkapkan penyidik mengonfirmasi apakah benar Marzuki memberikan pinjaman uang sekitar Rp6 miliar untuk mengurusi perkara Hiendra melawan mantan Komisaris PT MIT, Azhar Umar. Marzuki tetap membantah tidak pernah memberikan pinjaman tersebut apalagi dengan iming-iming seperti disampaikan Hengky dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Jakarta.

“Katanya saya minjemin duit berapa M. Ya tunjukin aja buktinya kan. Itu ngawur kok. Minjemin duit nggak ada urusan, memangnya duit sedikit 6 M (Rp6 miliar). He-he-he. Lucu kan. Ya itu aja sih. Klarifikasi. Kita minjemin duit? Lucu kan. Apa urusannya minjemin duit,” kilahnya.

Baca Juga :   Piala Menpora 2021 : Seluruh Peserta Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19

Mantan Wakil Ketua Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini mengatakan, tidak tahu menahu bagaimana proses Hiendra melakukan pengurusan perkaranya melawan Azhar Umar sampai terjadi suap kepada Nurhadi melalui Rezky. Marzuki mengungkapkan Hengky menyebutkan bahwa ada transfer uang sekitar Rp6 miliar dari Marzuki. Menurut Marzuki, keterangan Hiendra adalah cerita kosong.

“Kalau dia katanya ada transfer, ya tunjukin aja kan gampang. Saya enggak perlu membantah. Tunjukan aja kalau ada tranfer. Bukti transfernya tunjukin, kan gampang kan. Berarti gampang kok kita menelusuri kan. Jadi enggak perlu cerita-cerita kosong lah. Tunjukkan nih ada Marzuki transfer, gitu kan. Kalau enggak nunjukin, nggak usah ngomonglah,” tega Marzuki.

Baca Juga :   PPKM Mikro Diperpanjang Hingga 5 April 2021

Sebelumnya, kakak tersangka Hiendra Soenjoto yang juga Direktur PT MIT, Hengky Soenjoto bersaksi dalam persidangan terdakwa Nurhadi Abdurrachman dan terdakwa Rezky Herbiyono, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Sumber : Sindonews.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :

Next Post

PT. Pindad dan BPH Migas bersepakat untuk menjalin kemitraan dalam bidang pengawasan distribusi bahan bakar migas

Sel Nov 17 , 2020
PT Pindad (Persero) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi bersepakat untuk menjalin kemitraan dalam bidang pengawasan distribusi bahan bakar minyak dan gas, serta pasokan barang kebutuhan instansi tersebut. Realita Indonesia – 17 November 2020 | 08:10 WIB. Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose dan Kepala Badan Pengatur […]

Breaking News

error: Content is protected !!