12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

MANUSIA ADALAH MAHLUK SOSIAL BUKAN MAHLUK MEDIA SOSIAL

Realitaindonesia.com – Pada masa pandemic covid-19, keberadaan manusia sebagai makhluk sosial seperti mulai terkikis. Manusia justru sedang menjadi ‘makhluk media sosial’. Ya, begitulah kenyataan ‘pahit’ yang sekarang harus kita terima. Ketika perjumpaan dengan orang lain mulai dibatasi dan aktivitas kumpul bersama mulai dihindari, maka interaksi satu – satunya yang bisa dipakai adalah media sosial.

Ekses negatif pun jadi tidak terelakan. Ada banyak orang yang sudah sangat ‘kecanduan medsos’ menjadi tambah parah keadaannya pada masa sekarang. Orang yang berada di dekatnya menjadi justru sangat jauh. Dan sebaliknya orang yang jauh menjadi sangat dekat.

Jika keadaan ini terus dibiarkan, maka manusia akan kehilangan rasa kemanusiaan itu sendiri. Interaksi secara langsung untuk saling menguatkan, membangun, dan mengisi ruang kosong di hati dengan perkataan kasih dan sayang akan semakin sirna.

Baca Juga :   Mengenal Lebih Dekat Rumah Joglo dan Keistimewaannya

Oleh karena itu dibutuhkan tekad dan sikap bersama untuk kembali membangun keberadaan diri kita sebagai makhluk sosial. Luangkan waktu untuk berbicara dan ngobrol dengan sesama tanpa ada kehadiran gadget di tangan. Sehingga rasa kemanusiaaan kita akan kembali muncul. Kita akan merasakan manfaat interaksi sosial secara langsung yang tidak bisa dipenuhi oleh media sosial (dunia maya)

Ingatlah, manusia dicipta sebagai makhluk sosial. Mari kita tanggapi secara dewasa kemajuan teknologi yang ada agar kita menjadi bijak dalam menggunakan media sosial tanpa harus meninggalkan keberadaan kita sebagai makhluk sosial.

Sumber:IndonesiaOne.org
Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!