13 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Kubis Dan Brokoli Mampu Kurangi Resiko Jantung Menurut Studi

Realita Indonesia – Konsumsi banyak sayuran seperti brokoli dan kubis dikaitkan dengan penyakit pembuluh darah yang rendah seperti serangan jantung atau stroke pada wanita yang lebih tua. Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakuan University of Western Australia.

Penyakit pembuluh darah adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah (arteri dan vena) dan dapat mengurangi aliran darah yang beredar ke seluruh tubuh.

Penurunan aliran darah ini dapat disebabkan oleh penumpukan lemak, timbunan kalsium di dinding bagian dalam pembuluh darah, seperti aorta. Dilansir Times Now News, penumpukan lemak, timbunan kalsium ini adalah penyebab utama serangan jantung atau stroke.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition ini, tim peneliti menggunakan data dari kohort 684 wanita Australia Barat yang lebih tua. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak sayuran memiliki peluang lebih rendah untuk memiliki penumpukan kalsium yang ekstensif di aorta mereka, penanda utama penyakit pembuluh darah struktural.

Baca Juga :   Mendikbud Nadiem Berikan Edaran Peniadaan UN, Ujian Kesetaraan Dan Ujian Sekolah, Lantas Akan Diganti Dengan Apa?

“Kami sekarang telah menemukan bahwa wanita yang lebih tua yang mengonsumsi sayuran ini dalam jumlah yang lebih tinggi setiap hari memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami kalsifikasi ekstensif pada aorta mereka,” jelasnya.

“Salah satu unsur tertentu yang banyak ditemukan dalam sayuran ini adalah vitamin K yang mungkin terlibat dalam menghambat proses pengapuran yang terjadi di pembuluh darah kita,” tambah Blekkenhorst.

Wanita dalam penelitian ini yang mengonsumsi lebih dari 45 gram brokoli dan kubis setiap hari, 46% lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki penumpukan kalsium yang ekstensif di aorta mereka dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi sedikit atau tanpa sayuran setiap hari.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : Sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!