28 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar, Untuk Bantu Guru PJJ

Realita Indonesia – Kemendikbud meluncurkan program Guru Belajar seri Masa Pandemi COVID-19. Program Guru Belajar ini dimaksudkan untuk melatih para guru yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Dirjen GTK Kemendikbud Iwan Syahril mengatakan, tujuan dari program Guru Belajar Seri Masa Pandemi COVID-19 utamanya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang PJJ berbasis beban kurikulum yang disederhanakan.

“Guru Belajar juga bertujuan mengembangkan kemampuan guru mengelola PJJ dan meningkatkan skill guru menggunakan teknologi. Guru juga diajak meningkatkan kemampuan melakukan asesmen PJJ supaya kualitas belajar semakin baik,” katanya melalui siaran pers, Rabu (30/9).

Iwan mengatakan, sebanyak 53,55% guru kesulitan mengelola kelas selama PJJ. Sedangkan 49,24% guru terhambat melaksanakan asesmen PJJ. Selain itu, ujar Iwan, guru juga sulit menggunakan teknologi selama PJJ dengan jumlah 48,45%.

Baca Juga :   'Sampaikan Kritik dengan Baik dan Santun agar Tidak Memicu Konflik' Ungkap Wapres

Iwan juga menyatakan program ini sangat bermanfaat karena materinya disesuaikan dengan kebutuhan masa pandemi. “Guru juga bisa bertukar pikiran dan pengalaman dengan rekan-rekan lain. Guru juga otonom dalam merancang, melakukan, dan merefleksikan PJJ,” jelasnya.

Selain itu, para guru yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat bimtek 32 Jam Pertemuan (JP), sertifikat diklat 32 JP, dan piagam penghargaan. Sebelumnya, program ini telah diujicobakan kepada 984 guru yang terdiri dari 208 Guru PAUD, 257 Guru SD, 261 Guru SMP, serta 258 Guru SMA dan SMK.

Program Guru Belajar seluruhnya akan dilaksanakan secara daring (online) dan terdiri dari tiga tahap yaitu Bimbingan Teknis, Pendidikan dan Latihan, serta Pengimbasan. Program yang akan dilaksanakan mulai 1 -19 Desember 2020 terbagi dalam beberapa tahap kegiatan yaitu bimtek, diklat dan pengimbasan. Sebanyak lima angkatan akan mengikuti bimtek, selanjutnya panitia akan menyeleksi peserta untuk mendapatkan tiga angkatan yang nantinya mengikuti tahap diklat dan pengimbasan.

Baca Juga :   203 ASN Pemkot Semarang Dikarantina, Gara-Gara tidak Patuh Protokol Kesehatan.

Program Guru Belajar memiliki sejumlah kelebihan. Program ini fleksibel di mana guru dapat mengatur belajar secara mandiri. Selain itu, guru mudah mempelajari konten yang sudah diuraikan dalam unit-unit belajar. Guru pun dapat memilih tantangan sesuai kemampuan dan dapat berkolaborasi dengan guru-guru lainnya.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!