Kemarin 4 Wilayah Indonesia Ini Diguncang Gempa, Apa Dan Bagaimana Mengantisipasinya?

realitaindonesia.com – Gempa bumi kembali getarkan sejumlah wilayah di Indonesia hari ini, Senin (28/6/2021). Hingga pukul 20.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan ada empat gempa yang terjadi.

Gempa di Maluku Tenggara Barat terjadi pada pukul 04:19:25 WIB dengan magnitudo 5,1. Lokasi gempa berada di 186 km barat Laut Maluku Tenggara Barat.

Gempa kedua terjadi di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta dengan magnitudo 5,1 setelah dimutakhirkan.

Ada sejumlah wilayah yang ikut merasakan getaran saat gempa terjadi, yaitu Bantul dan Gunung Kidul dalam skala III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity). Purworejo, Trenggalek, Tulung Agung, Blitar, dam Nganjuk dalam skala III MMI.

Kemudian Sleman dan Yogyakarta dalam skala II-III MMI, sementara Klaten, Banjarnegara, Malang dan Solo dalam skala II MMI.

Gempa juga getarkan Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Lindu terjadi pada pukul 08:53:04 WIB dengan magnitudo 3,1.

Sedangkan gempa keempat terjadi Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut catatan BMKG, pusat lindu berada di laut dengan magnitudo 5,1.

Saat gempa terjadi, guncangannya terasa hingga Kota Kupang dalam skala II-III MMI dan Kabupaten Kupang I-II MMI.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

1. Gempa Maluku Tenggara Barat
Gempa di Maluku Tenggara Barat terjadi pada Senin dini hari tadi, pukul 04:19:25 WIB.

Lokasi gempa dilaporkan berada pada koordinat titik -7,20 Lintang Selatan (LS) dan 129,82 Bujur Timur (BT). Atau lebih tepatnya di 186 km barat Laut Maluku Tenggara Barat.

Baca Juga :   Wakil Gubernur DKI Jakarta bakal mengevaluasi pelaksanaan PSBB

Lewat laman resminya, BMKG menyebut gempa bermagnitudo 5,1 dengan kedalaman 111 kilometer.

2. Gempa Gunung Kidul
Sementara itu, gempa di Gunung Kidul terjadi pada pukul 05:15:29 WIB dengan magnitudo 5,1.

Pusat gempa diinformasikan berada di laut dengan kedalaman 48 kilometer.

Sedangkan lokasi gempa terletak pada koordinat tiitik 8,49 LS dan 110,59 BT. Atau tepatnya di 55 km barat daya Gunung Kidul.

3. Gempa Banda, Maluku Tengah
Gempa berikutnya getarkan Kepuluan Banda, pada pukul 08:53:04 WIB dengan magnitudo 3,1.

Berpusat gempa terjadi di laut, BMKG melaporkan lindu berada di kedalaman 20 kilometer.

Ada pun koordinat titik gempa terletak di 4,52 LS dan 129,76 BT. Atau tepatnya di 15 km barat Banda.

4. Gempa Kupang, NTT
Gempa bumi juga dilaporkan terjadi di Kota Kupang. Bermagnitudo 5,1, lindu terjadi pada pukul 08:56:40 WIB.

Lokasi gempa terletak pada koordinat 10,47 LS dan 124,11 BT. Atau tepatnya di 58 km tenggara Kabupaten Kupang.

Sementara, pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

Baca Juga :   Apakah Vaksin Covid-19 Jadi Jaminan Bagi Ekonomi Indonesia Untuk Bangkit? Jawabannya Belum Tentu

– Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

– Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

– Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.

– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi

– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

– Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

– Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

– Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

Baca Juga :   Penyuka Asin Dan Pedas, Yuk Bikin Cumi Sambal Dabu-dabu

– Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

– Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

– Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

– Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

– Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

– Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

– Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

– Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

 

Artikel ini telah tayang di :
https://www.liputan6.com/news/read/4593568/4-wilayah-indonesia-diguncang-gempa-kamis-28-juni-2021?HouseAds&campaign=GempaHariIni_News_STS2

Bagikan :

Next Post

Kenali Kriteria Kesembuhan Pasien Covid-19, Bukan Ditentukan Oleh Hasil Negatif Swab PCR!

Sel Jun 29 , 2021
realitaindonesia.com – Seorang pasien COVID-19 dapat dinyatakan sembuh tidak melulu dengan melihat hasil swab test PCR yang negatif. Lagi pula swab test ulang tidak diperlukan selama itu bergejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG). Begitu kata Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jaka Pradipta, saat melakukan siaran langsung di […]

Breaking News

error: Content is protected !!