28 Juli 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

“Kami Juga Bersedia, Jika Pak Jokowi Siap Disuntik Vaksin Corona Pertama…” Ungkap PB IDI

Realita Indonesia – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih angkat bicara soal kabar PB IDI menolak terima vaksin Corona. Ditegaskan kabar tersebut keliru, PB IDI siap menjadi yang pertama disuntik vaksin Corona usai Presiden juga menerima vaksin tersebut.

“Kalau bapak Presiden menyampaikan bapak Presiden siap menjadi bagian yang pertama divaksin, PB IDI juga mungkin karena dianggap sebagai role model dalam bidang kesehatan, kami juga bersedia menjadi salah satu yang siap pertama dilakukan penyuntikan,” tegas Daeng dalam acara konferensi pers melalui kanal YouTube PB IDI, Senin (14/12/2020).

Kesiapan PB IDI ditegaskan Daeng sebagai langkah menciptakan kepercayaan publik terhadap vaksin. Daeng menjelaskan vaksinasi COVID-19 adalah salah satu dari sejumlah penanganan pandemi Corona.

Baca Juga :   Sistem Ganjil Genap Dijakarta Tidak Dihapus, Pinta Wakil Ketua DPRD DKI

Diharapkan, dengan adanya vaksin COVID-19, kasus Corona di Indonesia yang terus meningkat bisa segera ditekan. Terlebih, sudah ada 200 lebih tenaga kesehatan, yang disebutnya gugur sejak pandemi COVID-19 merebak.

“Saya juga sebagai ketua mau untuk pertama kali disuntik vaksin,” katanya.

“Kami yakin akan lebih kuat memberikan kepercayaan kepada masyarakat akan proses vaksinasi,” jelasnya.

Daeng juga menyarankan agar masyarakat tetap mematuhi protokol COVID-19 meski sudah divaksin. Memastikan kondisi fisik tetap bugar juga disebut Daeng tidak kalah penting sebelum nantinya menerima vaksin COVID-19.

“Untuk antibodi terbentuk baik setelah dilakukan vaksin syaratanya badan kita sehat kemudian nutrisi kita baik,” pungkasnya.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : detikhealth.com

Bagikan :
error: Content is protected !!