jumlah wilayah masuk zona oranye sebanyak 370 kabupaten dan kota, kini turun menjadi 345.

Realita Indonesia – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan terjadi perubahan signifikan pada wilayah zona oranye atau berisiko sedang terhadap Covid-19. Pekan lalu, jumlah wilayah masuk zona oranye sebanyak 370 kabupaten dan kota, kini turun menjadi 345.

“Ini adalah langkah yang kita harapkan, karena sejak awal pandemi, kabupaten dan kota dengan zona oranye paling banyak di antara zona risiko lainnya,” kata Wiku, Rabu (18/11).

Meski wilayah zona oranye turun, jumlah kabupaten dan kota berstatus zona merah Covid-19 meningkat. Dari 27 kabupaten dan kota pekan lalu, kini naik menjadi 28.

Peningkatan juga terjadi pada zona kuning atau berisiko rendah terhadap Covid-19, dari 97 pekan lalu menjadi 121 kabupaten dan kota minggu ini.

Baca Juga :   Menkeu Sri Mulyani : Ekonomi Indonesia Membaik di Awal Tahun

“Pada zona hijau tidak ada kasus baru meningkat dari 9 kabupaten dan kota menjadi 10 kabupaten dan kota. Dan pada zona hijau tidak terdampak menurun dari 11 menjadi 10 kabupaten dan kota,” jelasnya.

Wiku mengapresiasi 53 kabupaten dan kota yang berpindah dari zona oranye ke kuning. Kepada provinsi yang masih bertahan di zona oranye atau merah, dia berharap segera mengambil tindakan menekan angka kasus positif dan kematian Covid-19.

“Terus tingkatkan angka kesembuhan agar dapat segera berpindah ke zona kuning dan zona hijau,” ujarnya.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!