Jubir Covid Riau menyampaikan istri Gubernur Riau Syamsuar, Hj Misnarni dinyatakan positif Covid-19.

Realita Indonesia – Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Riau, Dr. Indra Yopi menyampaikan istri Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Hj Misnarni dinyatakan positif Covid-19, Senin (30/11/2020).

Selain Hj Misnarni, ternyata ajudannya dan ajudanGubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga dinyatakan positif Covid-19.

“Ada beberapa orang dari protokol yang positif, kemudian ajudan pak Gubenur juga ada, termasuk ajudan ibu juga, kemudian ibu sendiri juga terkonfirmasi positif, kondisinya stabil dan baik-baik saja,” terangnya.

Munculnya kabar ini, perhatian publik langsung tertuju ke Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebagai orang dekat sekaligus suami dari Hj Misnarni.

Meski orang-orang terdekatnya sudah terpapar Covid, namun Gubri Syamsuar sejauh ini dalam kondisi sehat dan hasil swabnya juga negatif Covid-19.

Bahkan Senin (30/11/2020) Gubri Syamsuar masih menghadiri sejumlah acara seperti biasa.

Baca Juga :   Badiklat Kejaksaan Agung RI meminta para calon jaksa untuk menanamkan nilai-nilai integritas.

Di antaranya adalah menghadiri pengesahan APBD Riau 2021 di Gedung DPRD Riau.

“Pak Gubernur secara berkala melakukan pemeriksaan swab, karena sering keluar kota dan banyak menghadiri acara ini berisiko tinggi, makanya pemeriksaan swabnya dilakukan secara berkala,” kata Indra Yopi.

Dengan adanya temuan kasus di lingkungan orang terdekat Gubernur Riau ini, Yovi mengingatkan kepada semua OPD agar kembali memperketat dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Karena ada beberapa kasus pada acara seremonial itu susah diatur, makanya saran saya sebisa mungkin acara seperti ini ditunda dulu dan diganti dengan cara online atau virtual saja,” katanya.

Namun jika tetap melakukan kegiatan dengan tatap muka, maka protokol kesehatan wajib dijalankan dengan baik.

“Kalau memang tidak bisa online, protokol kesehatanya harus dijalankan,” katanya.

Baca Juga :   Pengamat: Seperti Anak-anak, Tentang Puan Maharani Matikan Mikrofon Legislator Demokrat

Sebelumnya diberitakan, istri Gubenur Riau (Gubri) Syamsuar yang juga ketua TP PKK Riau Hj Misnarni dinyatakan positif terkonfirmasi positif Covid-19.

Hasil ini diketahui setelah sejumlah pengurus Dharma Wanita Provinsi Riau melakukan swab.

Setelah hasilnya keluar, ternyata ada belasan pengurus Dharma Wanita di Riau yang dinyatakan positif Covid-19, satu diantaranya adalah Hj Misnarni.

Tidak hanya itu, berdasarkan hasil tracing yang dilakukan oleh petugas kesehatan, kluter dari Dharma wanita ini terus bertambah.

Bahkan ajudan istri Gubernur Riau Ayu Karvi juga positif Covid-19.

Termasuk ajudan Gubernur Alfi positif Covid-19, dan beberapa protokol.

“Iya, ajudan pak Gubernur dan ibu Gubernur positif Covid-19. Termasuk ibu Gubernur (Misnarni) juga terkonfirmasi Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Senin (30/11/2020).

Baca Juga :   " Karyawan Kontrak " Di UU Ciptaker, Jadi Ini Loh Keuntungannya

Yovi menyampaikan, saat ini kondisi istri gubernur stabil dan baik-baik saja. Karena tidak ada gejala.

“Kondisinya terus kita pantau. Saat ini beliau menjalani isolasi mandiri di kediaman selama 14 hari,” ujarnya.

Sementra ajudan Gubernur Alfi dirawat di Rumah Sakit Eko Hospital dan ajudan istri Gubernur di tempat isolasi yang disiapkan Pemprov Riau.

Namun saat disinggung dari mana sumber penularan dari kluter istri gubernur, ajudan gubernur dan ajudan istri gubernur, Yovi belum bisa memastikan, karena saat ini tengah dilakukan tracing.

“Itu lagi ditracing. Bukan kontak dari mana sekarang, tapi bagaimana sekarang transmisi tidak terjadi. Nanti dari tracing itu, kalau ada yang bergejala kita swab, yang tidak berarti aman,” katanya.

Sumber : Tribunnews.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :

Next Post

Kementerian Pertanian hanya punya wewenang mengenai masalah produktivitas.

Sen Nov 30 , 2020
Realita Indonesia – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengeluhkan mengenai minimnya kewenangan kementerian yang dipimpinnya. Menurut dia, Kementerian Pertanian hanya punya wewenang mengenai masalah produktivitas. Mengenai masalah impor, kewenangan kementeriannya terbatas. “Memang persoalan yang ada di Kementan itu, Kementan hanya punya kewenangan di produktivitas. Sementara, untuk pasar dan lain-lain itu […]

Breaking News

error: Content is protected !!