16 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Joko Widodo meminta jajarannya memperhatikan pelaksanaan Pilkada 2020.

Realita Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya memperhatikan pelaksanaan Pilkada 2020 agar tak mengganggu penanganan kasus positif virus corona (Covid-19) lantaran hari pemilihan tinggal dua pekan lagi, yakni pada 9 Desember.

Secara khusus Jokowi meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kapolri Jenderal Idham Azis memastikan gelaran Pilkada tak mengganggu penanganan Covid-19.

Karena tinggal kurang lebih 2 minggu lagi, agar ini juga tidak mengganggu pekerjaan besar kita yaitu menyelesaikan Covid dan ekonomi,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas yang disiarkan dalam YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11).

Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk menegakkan aturan dan menerapkan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya saat waktu kampanye terakhir dan pencoblosan

Baca Juga :   MUI Jateng : Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Di Bulan Ramadhan Aman Dan Tidak Membatalkan Puasa

Mantan wali kota Solo itu juga meminta jajarannya mencegah kegiatan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan. Menurutnya, kegiatan yang berpeluang menyebarkan virus corona agar dicegah sedini mungkin.

“Komite Satgas, para gubernur untuk tetap waspada. Strategi yang sejak awal kita sampaikan,

dan juga memunculkan risiko gelombang kedua,” ujar Jokowi.

“Karena itu langkah pencegahan dan intervensi potensi kegiatan melanggar protokol harus dilakukan dengan ketegasan. Lakukan tindakan pencegahan sedini mungkin,” katanya menambahkan.
Lihat juga: Anies Diminta PSBB Ketat, Cegah Kasus Usai Kerumunan Rizieq

Ada sekitar 270 daerah yang bakal melaksanakan Pilkada 2020 pada 9 Desember mendatang. Pilkada ini mencakup pemilihan gubernur, wali kota hingga bupati dan bakal dilaksanakan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca Juga :   WFH Diterapkan Lagi Oleh Kemenpan RB, 'Banyak Pegawai Positif Covid-19 Lho' Kata Tjahjo

Sebelumnya, Berdasarkan catatan terbaru dari Satgas Covid-19, 17 daerah kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam zona merah dan akan melaksanakan Pilkada serentak adalah. Daerah tersebut antar lain Kota Gunungsitoli (Sumatera Utara), Kota Payakumbuh (Sumatera Barat) Kota Tanjungpinang (Kepulauan Riau).

Kemudian Kota Bandar Lampung (Lampung), Pesawaran (Lampung), Kota Cilegon (Banten), Bandung (Jawa Barat), Karawang (Jawa Barat), Tasikmalaya (Jawa Barat).

Selanjutnya Boyolali (Jawa Tengah), Kendal (Jawa Tengah), Pemalang (Jawa Tengah), Sukoharjo (Jawa Tengah), Sragen (Jawa Tegah), Barito Timur (Kalimantan Tengah), Kutai Kartanegara (Kalimantan TImur), dan Kutai Timur (Kalimantan Timur).

Sumber : CNN INdonesia

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!