17 Mei 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Jika Menolak Kalah Kubu Biden Ancam Depak Trump dari Gedung Putih

Realita Indonesia – Tim kampanye calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden mengancam akan mengeluarkan Presiden Donald Trump dari Gedung Putih jika capres petahana Partai Republik itu tetap menolak kalah dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS). Kubu Biden, yang percaya diri akan berposisi sebagai pemerintah, bahkan bersedia melakukannya secara fisik.

“Pemerintah AS sangat mampu mengawal penyusup keluar dari Gedung Putih,” kata direktur respons cepat Biden, Andrew Bates, kepada Fox News pada hari Jumat (6/11/2020). “Rakyat Amerika akan memutuskan pemilihan ini,” katanya lagi.

Pernyataan Bates muncul setelah Biden unggul atas Trump di negara bagian Pennsylvania— medan pertempuran yang krusial—membuat beberapa analis menyebutnya telah menguntungkan Biden.

Baca Juga :   DPR menunda rapat kerja pembahasan soal DPT Pilkada 2020.

Biden sampai saat ini masih unggul dengan meraih 264 electoral votes, dibanding Trump yang meraih 214 electoral votes. Butuh minimal 270 electoral votes bagi seorang capres untuk menang pilpres AS. Selain Pennsylvania, penghitungan suara di beberapa negara bagian sampai saat ini belum diumumkan siapa pemenangnya.

Sementara itu, Trump telah berjanji untuk mengajukan perlawanan ke Mahkamah Agung jika perlu, dengan tuduhan penipuan dan penyimpangan dalam pemungutan suara.

Tak lama setelah Biden unggul atas Trump di Pennsylvania, tim kampanye Trump mengatakan bahwa “pemilihan ini belum berakhir,” dan menyebut kemenangan Biden yang akan segera terjadi sebagai “palsu”.

“Setelah pemilu selesai, Presiden Trump akan terpilih kembali,” kata tim kampanye Trump.

Baca Juga :   Hong Kong dan Zurich Mengikuti Paris Kota Termahal

Kata-kata Bates menggemakan ucapan Ketua DPR AS Nancy Pelosi musim panas ini. Seperti yang diklaim Trump pada bulan Juli bahwa pemungutan suara melalui surat akan mengarah pada “pemilihan yang curang”, Pelosi mengatakan; “Apakah dia tahu atau tidak, dia akan lengser.”

Jika Biden resmi menang, Presiden Trump tetap menjabat sampai hari pelantikan presiden baru pada Januari. Namun, Trump sejauh ini Trump bersumpah akan bertarung di pengadilan dan di Kongres daripada mengaku kalah.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :
error: Content is protected !!