12 Juni 2021

Realita Indonesia

Platform Blog & Publikasi Online

Jika Fadli Zon Geser Sandi Jadi Menteri KKP, Serasa Lucu Tapi Nyata Ungkap Para Pengamat

Realita Indonesia – Siapa pengganti Edhy Prabowo menjadi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga kinibelum ada titik terang. Sebab, Presiden Jokowi menugaskan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk sementara mengisi jabatan itu dan belum memutuskan menteri definitif.

Berbagai spekulasi muncul, antara lain, posisi menteri itu tetap diberikan kepada kader Partai Gerindra. Atau, diberikan kepada orang lain di luar Gerindra dengan pelbagai catatan.

Sejauh ini, muncul nama-nama dari internal Gerindra seperti Sandiaga S Uno, Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Muzani sampai Fadli Zon. Namun, Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Gerindra pun masih belum bersuara.

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra), Fadhli Harahab, mengaku masih yakin bahwa posisi Menteri KKP akan diberikan Sandiaga S Uno atau Sandi.

Baca Juga :   Untuk Hadapi Covid-19, Es Kering Kini Banyak Dicari Emang Fungsinya Apa?

“Aku pikir kalau sampai Fadli Zon menggeser Sandi ‘papa online’ ibarat lucu tapi nyata,” kata Fadhli.

Fadli menuturkan, lucu karena Fadli selama ini dikenal cukup kritis terhadap pemerintahan Jokowi. Meski partai yang menaunginya telah bergabung ke pemerintahan Jokowi, anggota DPR itu terbilang paling vokal mengkritik kebijakan Jokowi. Tak heran, perilaku Fadli seperti koalisi rasa oposisi.

Kemudian, lanjut Fadhli, jika akhirnya Fadli menggeser Sandi, maka hal itu juga bisa menjadi kenyataan. Ia menilai, dalam politik, semua serba mungkin terjadi. Dalam teori politik modern, mengakomodir lawan bisa saja dilakukan untuk membuat politik menjadi harmoni.

“Persoalannya Fadli juga dianggap biasa-biasa saja di Gerindra setelah bukan wakil ketua DPR. Dia cuma dibiarkan vokal oleh Gerindra, tapi Prabowo lebih resep (suka) sama kader yang loyal dengan intruksinya. Sandi masuk dalam kategori itu, selain dia juga punya kapasitas memimpin sebuah lembaga,” ujar analis sosial politik asal UIN Jakarta itu.

Baca Juga :   3 Ribu Mahasiswa Akan Dilatih Menjadi Talent Digital, Bersama Google

Editor : Realita Indonesia

Sumber : Sindonews.com

Bagikan :
error: Content is protected !!