Jangan Sampai Salah Ambil Langkah, 4 Kelebihan Politeknik Dibanding Universitas.

Realita Indonesia – Lulus SMA atau SMK, terkadang memunculkan dilema hendak memilih untuk melanjutkan di universitas atau politeknik. Hal seperti ini seringkali kurang dipertimbangkan dengan matang, padahal kalau sampai salah ambil keputusan bisa-bisa berakibat kurang baik saat memasuki jenjang karier dan pekerjaan. Dikarenakan tujuan mengambil pendidikan setelah SMA atau SMK seringnya adalah terjun langsung ke pekerjaan yang ingin ditekuni, politeknik menjadi opsi yang menarik. Institut teknologi yang satu ini memang menawarkan beragam kelebihan.

Politeknik menawarkan disiplin ilmu yang langsung dan spesifik. Jadi calon murid dapat dengan mudah memilih apa jurusan yang paling diminati dan mempelajarinya secara terkonsentrasi. Misalnya saja kamu termasuk orang yang menggemari dan memiliki passion di bidang otomotif, temukan politeknik yang telah terbukti selalu melahirkan lulusan dengan kualitas lulusan terbaik.

Sama seperti SMK, politeknik juga begitu menawarkan sistem studi yang langsung terjun untuk langsung praktik. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh dapat segera diaplikasikan oleh murid sehingga mereka bisa langsung merasakan experience pada bidang yang digemari.

Baca Juga :   Aplikasi Palapa Siap Menantang Whats App, Untuk Songsong Sumpah Pemuda

Saat murid telah terbiasa dengan praktik langsung, mereka akan terdorong dan terbiasa untuk menyelesaikan permasalahan dengan brilian. Dengan begitu kreativitas dapat terus tergali sehingga kompetensi juga akan semakin teruji.

Melihat beragam kelebihan di atas, sudah dipastikan jika lulusan politeknik siap menghadapi dunia kerja. Hal ini dikarenakan selama proses pembelajaran, lulusan politeknik telah terlebih dahulu ‘berkenalan’ secara langsung dengan atmosfer kerja. Dengan begitu lulusan politeknik lebih minim mengalami shock, gejala yang kerap dialami oleh fresh graduate.

Sebagai contoh betapa lulusan politeknik memiliki kualitas jempolan, beberapa waktu lalu salah satu politeknik unggulan di Jakarta yakni Politeknik STMI Jakarta sukses menggelar wisuda secara online. Wisuda nasional Politeknik dan SMK di bawah Kementerian Perindustrian ini diselenggarakan tepat pada tanggal 28 November 2020. Total ada 354 mahasiswa yang diwisuda online serentak dan diharapkan mampu terus beradaptasi dengan perkembangan industry 4.0 yang mengutamakan penggunaan teknologi dan digitalisasi. Bukan hanya dari sisi pengetahuan, tapi juga keterampilan serta sikap perilaku.

Baca Juga :   Kenapa Tim Tesla Menunda Lagi Kunjungan ke Indonesia??

Meski proses wisuda yang dihelat melalui Video Conference ZOOM, tapi sama sekali tak mengurangi kekhidmatan acara. Seluruh wisudawan telah membuat video prosesi wisuda bersama keluarga sehingga ketika wisuda berlangsung, video tersebut diputar dan disandingkan dengan video live masing-masing wisudawan.

Disamping terselenggara secara online, pada wisuda kali ini Politeknik STMI Jakarta juga melakukan pelantikan kelulusan terhadap program kerjasama setara D1 yang merupakan hasil kerja sama dengan PT. Komatsu Indonesia. Sebanyak 19 orang menjalani prosesi wisuda setelah menjalani proses perkuliahan selama kurang lebih 1 tahun pada program D1 manufaktur alat berat.

Tidak hanya sampai disitu, pada wisuda ini juga dilakukan wisuda bersama serentak secara nasional dengan sekolah dan perguruan tinggi negeri Kementerian Perindustrian. Acara tersebut dilakukan dengan sambutan oleh Kepala BPSDMI dan pelepasan wisuda oleh Menteri Perindustrian Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersamaan dengan 20 satuan kerja (9 Politeknik, 2 Akademi Komunitas dan 9 SMK) lingkup Kementerian Perindustrian. Wisuda Nasional BPSDMI mengambil tema “Skills For The Future” atau skill untuk masa depan.

Baca Juga :   Wakil Menteri Pertanian Sebut Bahwa Jokowi Punya Target 1 Peternak Punya 3 Ekor Sapi

Direktur Politeknik STMI Jakarta, Mustofa menjelaskan bahwa pada wisuda tahun ini mengangkat tema Membangun Smart Campus sebagai Role Model untuk Menyiapkan SDM Industri Otomotif Kompeten. Hal tersebut bertujuan agar Politeknik STMI Jakarta untuk tidak selalu berpuas diri dan terus mengembangkan diri agar dapat menghasilkan lulusan kompeten sesuai dengan perkembangan era Industry 4.0 dan dapat memiliki keterampilan yang kompeten sehingga dapat siap di dunia industri.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!