Isu PKI Diharapkan Tak Jadi Bahan Persekusi Anak Bangsa Dan Fitnah

Realita Indonesia – Setiap bulan September isu kebangkitan komunis atau sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu mengemuka publik. Terlebih, isu ini dalam dua tahun terakhir kerap dibumbui pandangan tentang tafsir sejarah film G30S/PKI, dan momentum hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada periode September-Oktober.

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislau Riyanta menganggap, selama isu tersebut hanya menjadi bahan diskusi tentu itu masih normal-normal saja.

“Tetapi ketika sudah menjadi bahan fitnah atau persekusi terhadap kelompok tertentu maka harus segera ditindaklanjuti agar tidak ada korban,” kata Stanislaus.

Stanislaus menyarankan kepada semua pihak, khususnya pemerintah melalui aparat keamanan untuk bijak merespon isu ini. Apalagi, kondisi bangsa saat ini tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang sebenarnya menjadi masalah utama dihadapi bersama-sama.

Baca Juga :   Lembaga DPRD DKI Sebut Ini Langkah Terakhir Pemerintah, Terkait Program PPKM Mikro Yang Dipinta Jokowi

Maka itu, Stanislaus menegaskan agar munculnya isu PKI tak jadi bahan fitnah dan persekusi antar anak bangsa. Lebih jauh, isu ini diharapkan menjadi refleksi bersama untuk menumbuhkan sikap rekonsiliatif.

“Kepolisian harus bekerja profesional dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Termasuk dalam menjalankan protokol kesehatan saat pandemi Covid 19,” ujarnya.

Editor : Realita Indonesia
Sumber : sindonews.com
Bagikan :

Next Post

Jadi Stimulus Dongkrak UMKM, RUU Cipta Kerja Bakal Segera Disahkan

Jum Okt 2 , 2020
Realita Indonesia –┬áRancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja segera disahkan. Ini sudah lama dinanti-nantikan oleh masyarakat, khususnya pelaku kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pelaku UMKM yang selama ini menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19 (virus Corona), diharapkan segera bangkit dengan disahkannya RUU Cipta Kerja. Anggota Panja RUU […]

Breaking News

error: Content is protected !!