Hingga 7 Juni Pemudik Arus Balik Disekat Polda Jateng

Realita Indonesia – Polda Jawa Tengah melanjutkan Operasi Ketupat Candi guna menyekat pergerakan pemudik yang akan melakukan perjalanan balik ke arah Jakarta dan sekitarnya.

“Pergerakan arus balik ke arah Jakarta masih berlangsung meski tidak seramai saat usai Lebaran lalu. Untuk itu, Operasi Ketupat Candi yang seharusnya selesai pada hari ini kita perpanjang seminggu sampai 7 Juni mendatang,” ungkap Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfi saat memantau penyekatan arus balik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Sabtu (30/5) sore.

Dari data Direktorat Lalu-Lintas Polda Jawa Tengah, sejak 26 Mei sedikitnya 3.400 kendaraan yang menuju arah Jakarta telah diputar balik oleh polisi. Jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan saat arus mudik dimana kendaraan yang diminta putar balik petugas sebanyak 5.400 kendaraan.

Baca Juga :   Hendra Setiawan Ganda Putra Bulutangkis Indonesia Membuat Jagoan Skotlandia Terpana

Kendaraan-kendaraan pemudik yang diputar balik saat menuju Jakarta tersebut melewati 5 jalur di Jawa Tengah, yakni Jalur Pantura, Jalur Tengah, Jalur Selatan, Jalur Selatan Selatan Selatan dan Jalur Tol.

Sementara, jumlah akses atau titik perbatasan Jawa Tengah dengan provinsi lain ada 13 titik, yang juga telah dijaga petugas dengan penyekatan.

“Jadi mau lewat mana dan pakai apa, pasti ketahuan dan dihalau petugas,” ancam Lutfi.

Meski demikian, petugas akan memberikan izin jalan bagi warga yang menuju Jakarta jika memiliki Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), seperti yang telah ditentukan.

Pemerintah sendiri pada hari ini telah memutuskan memperpanjang pengendalian arus mudik Idulfitri hingga 7 Juni. Dengan perpanjangan ini maka arus mudik dan arus balik akan tetap dilakukan penyekatan. Hanya orang-orang yang memenuhi syarat yang bisa kembali ke daerah tujuan seperti Jakarta.

Baca Juga :   Elektabilitas PDIP-Gerindra Turun, Golkar & NasDem Merosot Drastis dilihat Dari Survei

“Terbitnya Keputusan Menhub ini untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 5 Tahun 2020 pada 25 Mei 2020 yang memperpanjang masa berlaku Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 hingga 7 Juni 2020,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati di Jakarta, Sabtu (30/5).

Sementara itu, dalam keterangan resminya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mencatat hari kedua (H2) Lebaran hingga hari keempat sesudah Lebaran (H+4) Lebaran 2020, (25-29 Mei 2020) ada total 298.829 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan. Untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 33,9% dari arah Timur, 34,7% dari arah Barat dan 31,4% dari arah Selatan.

Baca Juga :   Serem..Gunung Semeru Kembali Meluncurkan Awan Panas Guguran

 

Penulis : Adhi Wicaksono (cnnindonesia.com)
Editor : Realita Indonesia

Bagikan :

Next Post

Pengorbanan Bob Hasan untuk Olahraga Diapresiasi Menpora

Ming Mei 31 , 2020
Realita Indonesia – Kabar duka datang dari dunia olahraga Indonesia. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ( PB PASI) Bob Hasan meninggal dunia. Pria bernama asli Mohamad Hasan ini mengembusakan napas terakhir pada usia 89 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Daerah (RSPAD), Jakarta, Selasa (31/3/2020), pada pukul […]

Breaking News

error: Content is protected !!