Habib Rizieq Hajatan, ‘Los- losan Saja, Ngapain PSBB Transisi?’ Ungkap dr Tirta

Realita Indonesia – Sejumlah pihak mengkritik Satgas COVID-19 lantaran tidak menindak pelanggar protokol kesehatan di kerumunan acara Habib Rizieq Shihab. Salah satunya relawan COVID-19 dr Tirta Mandhira Hudi.

Ia menganggap pemerintah DKI Jakarta dan pusat tidak bisa mengambil sikap tegas atau menindak perkumpulan massa simpatisan Habib Rizieq yang membuat kerumunan dengan menggelar acara pernikahan dan Maulid Nabi Muhammad.

dr Tirta menyayangkan pemerintah seperti hanya menindak warga biasa dan tidak punya kuasa menjatuhkan sanksi pada kalangan tertentu.

“Jika memang ada kerumunan dan kalian memaksa ada razia masker, jangan tebang pilih, buka semuanya, ngapain ada PSBB transisi jika ada seorang tokoh publik dengan massa yang banyak (dan) kalian takut,” tutur dr Tirta dalam video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya.

Baca Juga :   Di Akhir Maret, Blora Targetkan Distribusi 21 Ribu Untuk Kartu Tani

Dalam video berdurasi 17 menit tersebut, dr Tirta juga ‘menyindir’ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memberikan 20 ribu masker kepada massa yang menghadiri acara pernikahan putri Rizieq Shihab. Padahal dalam ketentuan yang diatur oleh pemerintah, penyelenggaraan pesta pernikahan harus dibatasi jumlah orang yang hadir.

“Di sini dipertanyakan ketegasan dari pemerintah DKI, Satgas Covid DKI, Satgas Covid Nasional, BNPB, Kementerian Kesehatan dan, IDI. Kemana kalian? Jika memang kerumunan dikarenakan pernikahan dengan target puluhan ribu orang sampai ditutup jalan protokol boleh, kenapa wedding yang lain tidak boleh (digelar)?” ucapnya.

Pantauan detikcom, sejak kedatangan Rizieq dari Arab Saudi pada Selasa (10/11/2020), ribuan orang memadati Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta demi menyambut kedatangannya. Selain itu ia juga menggelar sejumlah acara yang menyebbakan perkumpulan massa sampai ribuan orang.

Baca Juga :   Ketua PDIP Kendal Bungkam Setelah Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Covid-19

Sebagian besar simpatisan yang mendatangi agenda tersebut terlihat tak mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak atau memakai masker.

Editor : Realita Indonesia

Sumber : detikhealth.com

Bagikan :
error: Content is protected !!