Gunung Merapi Erupsi, Tadi Pagi Jarak Luncur Awan Panas Kurang dari 1 Kilometer

Realita Indonesia, Sleman. Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran pagi ini. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menjelaskan jarak luncur awan panas guguran tidak terpantau karena tertutup kabut namun diperkirakan masih kurang dari 1 kilometer.

“Ya (jarak luncur awan panas) kurang dari 1 kilometer. Dari seismik cuma 154 detik dan amplitudo 25 milimeter. Awan panas (guguran) pertama kecil,” ujar Hanik saat dihubungi wartawan, Kamis (7/1/2021).

Namun, jelas Hanik, jarak pasti guguran awan panas tersebut tidak teramati karena tertutup kabut dari atas.

Lebih lanjut, Hanik memaparkan awan panas itu terjadi di sisi barat tepatnya pada lava 1997. Sementara untuk arah luncuran ke alur Kali Krasak.

Baca Juga :   Banjir di Kabupaten Balangan Merendam 3.571 Rumah

“Awan panas guguran itu kan kemarin ada gundukan kecil itu (di lava 1997) diperkirakan itu yang terjadi awan panas. (Arahnya) Tetap ke arah barat daya, ke Kali Krasak,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, awan panas Gunung Merapi terjadi pada 08.02 WIB. Tinggi kolom erupsi terpantau mencapai 200 meter. BPPTKG juga menyebut awan panas guguran pagi ini menjadi guguran awan panas pertama tahun 2021 ini.

Sumber: detik.com

Editor: Realita Indonesia

Bagikan :
error: Content is protected !!